Suara.com - Pulau Kalimantan adalah area yang memiliki banyak cabang aliran sungai lintas provinsi dan kabupaten atau kota. Kondisinya selaras topik-topik dalam pertemuan World Water Forum 2024.
Dikutip dari kantor berita Antara, dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT yang berlangsung di Gedung Bali Nusa Dua Conference Center (BNDCC) itu, masukan dan saran terkait penanganan sungai di Pulau Kalimantan dikemukakan.
Ada empat sungai panjang dan luas yang berada di Pulau Kalimantan menjadi salah satu perhatian.
Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin hadir sebagai salah satu perwakilan Pulau Kalimantan. Ia turut berdiskusi bertukar pendapat bersama kepala daerah se-Asia Pasifik.
“Sejak hari pertama kegiatan dibuka oleh Bapak Presiden Joko Widodo, sudah banyak rangkaian kegiatan. Setelah itu, kami kepala daerah se-Asia Pasifik saling bertukar informasi terkait dengan air," jelas Ibnu Sina tentang keikutsertaannya.
Ia menyatakan pertemuan forum air dunia yang dihadiri bersama kepala daerah se-Asia Pasifik di Bali itu turut membahas persoalan terkait dengan air dan limbah terutama aliran sungai yang melintasi antardaerah.
Kemudian berlangsung pertemuan organisasi antarkepala daerah atau United Cities and Local Governments (UCLG) sebagai organisasi internasional memayungi pemerintah kota baik lokal dan regional. Tujuan forum ini untuk mewakili serta membela kepentingan pemerintah daerah seluruh dunia.
Salah satu saran dan masukan bagi Kota Banjarmasin yang telah bekerja sama dengan Indah Water Consortium (IWK) Malaysia sejak 2022 adalah pengelolaan air limbah yang lebih berkualitas.
Bagi Kota Banjarmasin, masukan terhadap pengelolaan air di Kalimantan khususnya di Kalimantan Selatan yang memiliki Sungai Martapura atau lebih dikenal wilayah “Seribu Sungai” ini menarik. Sehingga banyak teknis yang dapat dipelajari untuk diterapkan di daerah.
Baca Juga: Pemimpin Global Ulas Strategi Pembiayaan Campuran untuk Ketahanan Air di World Water Forum ke-10
“Bapak Menteri Dalam Negeri, Menteri ATR/BPN, Menteri PUPR, meminta kami yang di daerah yang memiliki potensi sungai luas dan panjang agar menjalin kerja sama lintas pemerintah daerah.
Semua daerah harus bersatu khususnya wilayah yang dilintasi sungai besar,” jelas Ibnu Sina.
Harapannya, event World Water Forum 2024 di Bali menjadi momentum menjalin jejaring kerja sama. Baik antarpemerintah daerah terkait dengan air, termasuk air limbah dan sanitasi.
Karena pengelolaan air adalah tanggung jawab bersama untuk melahirkan komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Pejabat Pajak Jadi Direksi 12 Perusahaan, Eks Penyidik KPK Sebut Ada Konflik Kepentingan
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Resmi Ditahan KPK Usai Terjaring OTT, Akui Terima Janji Suap
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Seskab Teddy Ngambek ke Menteri Rosan Gegara Cuma Jadi 'Pajangan' saat Konpres Perjanjian Dagang
-
Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
-
Skema Patungan Saham Berujung Denda: OJK Sikat Tukang Goreng Saham IIMPC Rp5,7 Miliar
-
Profil dan Kekayaan Belvin Tannadi, Influencer Saham Didenda OJK Rp5,35 Miliar
-
Kilau Emas Antam Makin Gila! Terbang ke Rp3 Juta Hari Ini
-
Modus Underinvoicing, Toko Emas Bening Luxury Disegel Bea Cukai
-
Program MBG Diklaim Picu Pertumbuhan Sektor Pertanian Tertinggi dalam Beberapa Tahun
-
Garap Potensi Ekonomi Ramadan dengan Memperluas Akses Ekonomi Syariah
-
Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
-
Pengabdian di Garis Depan Energi: Gugurnya Sang Pilot Pembawa BBM Satu Harga