Suara.com - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang berlokasi di Rungkut, Gunung Anyar, Surabaya, pada Jumat (5/7/2024) berhasil meraih penghargaan dalam ajang prestisius Asia Tenggara, ASEAN Risk Award 2024. Seremoni berlangsung di Bangkok, Thailand dan perusahaan ini berhasil menyisihkan 400 kandidat lainnya.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi, perusahaan pengelola kawasan industri milik pemerintah ini sukses meraih penghargaan selama dua tahun berturut-turut. Yaitu:
- ASEAN Risk Award 2024, SIER meraih penghargaan dalam kategori Risk Innovation and Technology
- ASEAN Risk Award 2023, SIER meraih kategori Risk Champion.
ASEAN Risk Awards sendiri adalah acara tahunan yang diadakan untuk mengapresiasi perusahaan dan individu, yang telah menunjukkan keunggulan dalam manajemen risiko di kawasan ASEAN. Penghargaan ini mencakup berbagai kategori yang menyoroti inovasi, teknologi, dan praktik terbaik dalam manajemen risiko.
"Kami sangat bersyukur karena mendapat penghargaan dalam ajang ASEAN Risk Award 2024. Penghargaan ini sangat berharga bagi kami, karena SIER berhasil menyisihkan sebanyak 400 perusahaan lainnya di Asia Tenggara yang ikut dalam ajang ini," jelas Rizka Syafittri Siregar, Direktur Keuangan, Administrasi dan Manajemen Risiko, di Surabaya, pada Sabtu (6/7/2024).
Penghargaan ini menjadi bukti komitmen SIER dalam penentuan strategi bisnis perusahaan yang berkelanjutan, dengan mengaplikasi nilai-nilai manajemen risiko dan teknologi terkini. Sehingga SIER mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan lingkungan hidup.
"Menjadi sebuah kehormatan bagi SIER karena bisa menerima penghargaan ASEAN Risk Award untuk kedua kalinya. Ini adalah wujud pengakuan atas upaya keras dan dedikasi seluruh lini insan SIER dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dan manajemen risiko, untuk menentukan arah strategi bisnis perusahaan," tukas Rizka Syafittri Siregar.
Didik Prasetiyono, Dirut PT SIER sekaligus Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) menyatakan bangga atas penghargaan ASEAN Risk Award 2024. Sebab penghargaan itu bisa menjadi penguat komitmen SIER menjadi perusahaan yang sadar dan berkomitmen pada bisnis berkelanjutan tanpa mengabaikan lingkungan.
Pria yang juga memastikan, SIER terus berkomitmen untuk menjadi pelopor kawasan industri yang mengaplikasikan nilai-nilai manajemen risiko dan teknologi untuk menentukan strategi bisnis di masa mendatang.
"Kami ingin menjadi salah satu pengelola kawasan industri di ASEAN yang menerapkan nilai-nilai manajemen risiko dan teknologi. Kami juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi perekonomian, serta penyerapan tenaga kerja di Indonesia khususnya di Jawa Timur," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
-
Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia