Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang Merdeka Awards 2024. PNM dinobatkan sebagai pemenang dalam kategoriProgram Inovatif untuk Negeri dan Program Kolaborasi Berbasis Teknologi sebagai pengakuan atas kontribusi nyata PNM dalam mendukung pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi dan kolaborasi teknologi.
Dalam penghargaan kategori Program Inovatif untuk Negeri, PNM berhasil membuktikan komitmennya dalam menciptakan program-program yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha ultra mikro melalui program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan pelaku usaha mikro melalui program ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro). Program Kampung Madani juga dinilai menjadi pelengkap ekosistem pelayanan PNM yang komprehensif.
EVP Human Capital PNM, Sasono Hantarto mengatakan, komitmen Perusahaan untuk menjadi solusi inklusi keuangan bagi kelompok prasejahtera yang unbankable untuk memulai usaha, membuka kembali usahanya atau mengembangkan usahanya yang sudah berjalan.
“Nasabah ULaMM dan Mekaar bukan hanya mendapat bantuan modal finansial tetapi juga intelektual dan sosial. Bisa dibilang PNM adalah jembatan akses pembiayaan bagi para ibu-ibu dengan bantuan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya,” jelas Sasono.
PNM juga turut membantu jutaan perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia dalam hal mengakses modal usaha, pelatihan, serta pendampingan bisnis. Hal ini guna untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya. “Program ini telah menjadi role model dalam pengembangan kewirausahaan inklusif di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, penghargaan Program Kolaborasi Berbasis Teknologi diberikan kepada PNM atas keberhasilannya dalam memanfaatkan teknologi digital secara inovatif dan kolaboratif. PNM, melalui platform digitalnya, telah mengoptimalkan akses layanan keuangan inklusif bagi para nasabah di berbagai daerah, bahkan di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Aplikasi PNM Digi memberi kemudahan akses pembiayaan bagi nasbaah serta dilengkap fitur yang dapat mendukung operasional usaha seperti pencatatan dan pembukuan keuangan usaha, fitur belanja dengan harga lebih terjangkau di Warung Mekaar, payment gateway, dan masih banyak lagi. Sedangkan Aplikasi MekDi (Mekaar Digital) yang dapat membantu nasabah terlayani secara digital dalam hal pengajuan pembiayaan, pencairan, dan sebagainya. Inilah yang membawa PNM mendapat apresiasi kategori kolaborasi berbasis teknologi.
"Penghargaan ini merupakan bukti nyata atas kerja keras seluruh Keluarga Besar PNM. Pencapaian ini juga memotivasi kami untuk terus berkembang dan berinovasi, memberikan layanan terbaik bagi para nasabah dan masyarakat Indonesia," tambah Sasono. Penghargaan ini juga menjadi salah satu bukti bahwa PNM tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang berkomitmen untuk menciptakan dampak positif bagi bangsa. PNM akan terus mengembangkan program-program inovatif yang mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat, dengan teknologi sebagai pilar utama.
Baca Juga: Soal Pemberian Penghargaan ke Anggota DPR RI Jelang Purnatugas, Baleg: Curiga Banget Sih?
Berita Terkait
-
Raih Pengakuan Dunia, BRI Masuk Daftar "World's Most Trustworthy Companies 2024"
-
GOTO: Industri Teknologi Salah Satu Motor Pertumbuhan Ekonomi Digital
-
Bagaimana Inovasi Philips UltraEfficient LED Tingkatkan Efisiensi Energi
-
iPhone 17 "Mencontek" Xiaomi? Teknologi 120Hz Sudah 5 Tahun Lebih Dulu Hadir di Redmi K30
-
Potret Motor Murah Mirip Tunggangan Pembalap MotoGP, Harga Setara NMAX
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
Terkini
-
PNM Hadirkan Program RE3 (Reduce, Re-love, Restyle) dari Karyawan untuk Masyarakat
-
Ide Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa, Mengasah Skill Sambil Menambah Penghasilan
-
MIND ID Perkuat Komunikasi Keberlanjutan demi Dukung Pembangunan Peradaban Masa Depan
-
Fundamental, PANI jadi Salah Satu Emiten Properti Terkuat di Pasar Modal
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Pekan Ini Investor Saham Lakukan Transaksi Capai Rp30 Triliun
-
Banjir Sumatera Terparah 2025, Gubernur BI Ajak Masyarakat Sisihkan Rezeki untuk Membantu
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Perusahaan Syariah Grup Astra Incar Ceruk Bisnis Haji Lewat Ekosistem Pembiayaan
-
Studi Ungkap Konsumen Suka Hadiah yang Diberikan Suatu Brand