Suara.com - Sejak didirikan, 212 Mart dikenal sebagai bisnis ritel dengan konsep minimarket modern yang mengusung konsep berbeda dengan kompetitornya. Minimarket ini dirancang untuk mendukung kemandirian ekonomi umat dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah. Lantas, 212 Mart milik siapa?
Saat awal-awal berdiri, 212 Mart mengalami perkembangan yang pesat, ditandai dengan banyaknya gerai yang menjamur di berbagai wilayah di Indonesia.
212 Mart berdiri dengan prinsip syariah dan dikelola secara kolektif oleh komunitas lokal. Tidak seperti minimarket konvensional yang dimiliki oleh korporasi besar, 212 Mart mengusung konsep koperasi, di mana setiap anggotanya memiliki saham dalam usaha tersebut.
Sistem ini tidak hanya memastikan pengelolaan yang transparan, tetapi juga membagi keuntungan secara adil kepada seluruh anggota, sehingga seluruh komunitas ikut merasakan manfaatnya.
212 Mart Milik Siapa?
Mengutip dari situs resminya, 212 Mart merupakan merek minimarket yang berada di bawah naungan Koperasi Syariah 212. Minimarket ini mengusung konsep kepemilikan kolektif yang dikelola secara profesional dan terpusat, sehingga mampu bersaing dalam hal jaringan distribusi, produk, harga, serta promosi.
Model bisnis seperti ini memungkinkan keuntungan dari minimarket tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak, melainkan dibagikan kepada para anggotanya secara adil dan transparan.
Setiap minimarket 212 Mart dikelola oleh komunitas lokal, yang anggotanya terdiri dari alumni aksi 212 atau masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam penguatan ekonomi syariah. Dengan kata lain, siapa saja yang menjadi anggota koperasi terkait bisa dianggap sebagai "pemilik" dari 212 Mart di wilayahnya.
Hingga kini, jumlah anggota koperasi telah mencapai ribuan orang, yang bersama-sama mendukung operasional toko.
Baca Juga: Bikin Ahok Dipenjara, Ini Perjalanan Aksi 212 dari 2016 Sampai 2024
Tidak seperti minimarket konvensional, 212 Mart memiliki ciri khas lain yang membuatnya berbeda, seperti tidak menjual produk yang dianggap haram seperti rokok dan alat kontrasepsi, menyediakan mushola di tokonya, dan menyesuaikan jam operasional dengan waktu salat.
Apa Kaitan 212 Mart dengan Reuni 212?
212 Mart adalah jaringan minimarket yang dikembangkan oleh komunitas alumni Aksi 212, gerakan yang lahir dari aksi unjuk rasa besar pada 2 Desember 2016 terkait kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial dan keagamaan, alumni gerakan ini juga menginisiasi langkah konkret di bidang ekonomi untuk mewujudkan kemandirian umat.
Keberadaan 212 Mart memiliki kaitan erat dengan Reuni 212, yang digelar setiap tahun sebagai pengingat solidaritas umat Islam. Reuni ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga momentum untuk memperkuat sektor ekonomi umat.
Resmi didirikan pada 24 Januari 2017, 212 Mart telah memiliki ratusan cabang di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini dilandasi semangat untuk mempertahankan nilai-nilai persatuan umat yang lahir dari aksi 212, sekaligus mendorong umat Islam menjadi pemain utama dalam sektor ekonomi yang sebelumnya didominasi oleh pihak lain.
Berita Terkait
-
Rizieq Shihab Sindir Keras Pihak yang Jelekkan Ulama di Pemilu: Jangan Terpecah Belah, Hormati Perbedaan
-
Habib Rizieq Desak Presiden Prabowo Seret Jokowi dan Fufufafa ke Pengadilan
-
Aksi Reuni 212, Habib Rizieq Berharap Ini pada Presiden Prabowo
-
Aksi Reuni 212, Rizieq Shihab Ingatkan Kasus Penistaan Agama 8 Tahun Lalu
-
Bikin Ahok Dipenjara, Ini Perjalanan Aksi 212 dari 2016 Sampai 2024
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Pemerintah Telah Pasang 196 Jembatan Darurat di 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumatera
-
Tambang Martabe Mau Diambil Alih, Agincourt Resources Bicara Hak dan Kewajiban
-
Danantara Tugaskan PGN ke Bisnis Midstream dan Hilir Migas
-
Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera
-
Izin Tambang untuk Ormas Picu Polarisasi, Tapi Tak Sampai Pecah Organisasi
-
Danantara Respon Anjloknya Pasar Saham RI, Mau Guyur?
-
Istana: PT Perminas Akan Kelola Banyak Tambang, Bukan Cuma Martabe
-
Daftar Jajaran Direksi Perminas, Ada Petinggi Emiten Bakrie
-
Pindah Kantor di BEI, OJK Akan Tendang Keluar Bursa Emiten yang Langgar Aturan Free Float
-
Wacana Tambang Martabe Dikelola Perminas akan Diputuskan Lewat Rapat Antar-Kementerian