Suara.com - PT Dos Ni Roha (DnR) milik pengusaha Rudy Tanoesoedibjo didaftakan ke Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat pada 12 Desember 2024.
Hal ini lantaran, perusahaaan kakak Hary Tanoesoedibjo gagal bayar utang terhadap kreditur PT B Braun Medical.
"Kami sudah mendaftarkan PT Dos Ni Roha ke PKPU. Pengajuan ini dilakukan karena DnR belum bisa membayar kewajibannya," ujar Kuasa hukum PT B. Braun Medical Indonesia, Leonardo Pardamean Sitorus seperti dikutip, Jumat (19/12/2024).
Dia menuturkan, PT B Braun Medical Indonesia merupakan salah satu mitra bisnis dari DnR d imana jumlah Utang Usaha yang belum terbayarkan mencapai Rp199,3 miliar.
Selain itu, berdasarkan laporan keuangan entinas anak PT Dosni Roha Indonesia Tbk. (ZBRA) hingga 30 September perseroa memiliki kewajiban utang Rp834,3 miliar dan mencatatkan kerugian Rp260,5 miliar.
Adapun, DnR masih menjalankan tiga lini bisnis yang masing-masing dikelola anak-anak usahanya, pertama lini distribusi oleh PT Dos Ni Roha Distribution (DnR Distribution).
Kedua, lini logistik oleh PT Dosni Ni Roha Logistik (DnR Logistics), dan lini e-Logistik oleh PT StoreSend eLogistik Indonesia (StoreSend Indonesia).
Sementara, pemegang saham dari DnR mayoritas dipegang oleh PT Dosni Roha Indonesia Tbk. atau sebesar 99 persen, sisanya 1 persen dipegang oleh Rudijanto Tanoesoedibjo.
Sedangkan, usunan Direksi dan Komisaris DnR adalah B Rudijanto Tanoesoedibjo sebagai Presiden Direktur, Salvona Tumonggor Situmeang (Direktur), Juliati Hadi (Komisaris Utama), Gary Judianto Tanoesoedibjo (Komisaris).
Baca Juga: Emiten Tekstil Pan Brothers Selamat dari Jeratan Pailit! PKPU Diperpanjang Sementara
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai
-
Krisis Air Bersih Jadi Rem Pemulihan Ekonomi Pascabanjir Sumatera
-
Purbaya: Tahun Ini IHSG 10.000 Enggak Susah-susah Amat
-
Krakatau Steel Jaminkan Aset Senilai Rp 13,94 Triliun ke Danantara