Suara.com - Setelah Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump merilis token "TRUMP". Keluarga ini kembali mencuri perhatian industri kripto (cryptocurrency) setelah istrinya, Melania Trump, meluncurkan memecoin "MELANIA".
Dampak peluncuran "MELANIA" membuat "TRUMP" mengalami penurunan nilai sebesar 38% setelah peluncuran dalam waktu kurang dari dua jam berhasil mencapai nilai pasar sebesar $6 miliar.
Melania Trump mempromosikan memecoin yang dinamai sesuai namanya, MELANIA, melalui unggahan di media sosial pada 19 Januari. Data dari DEXScreener menunjukkan bahwa lebih dari 45.000 dompet telah membeli token ini, yang mencapai kapitalisasi pasar sebesar $6,14 miliar sejak diluncurkan.
Dikutip dari CoinTelegraph, token TRUMP yang diluncurkan sebelumnya mengalami kerugian besar, dengan nilai pasar menyusut hingga $5 miliar. Harga token ini turun dari $74,6 menjadi $45,9 hanya dalam waktu 40 menit. Menurut situs resmi untuk token MELANIA, tujuan peluncuran ini adalah untuk mengekspresikan dukungan dan keterlibatan, dan bukan sebagai peluang investasi.
Namun, analisis blockchain oleh platform Bubblemaps mengungkapkan bahwa hampir 90% dari total pasokan token MELANIA berada di satu dompet tunggal, yang tidak sesuai dengan klaim distribusi token yang diumumkan.
Conor Grogan, seorang eksekutif di Coinbase, mencatat bahwa meskipun kemungkinan MELANIA merupakan penipuan rug pull kecil, tim peluncurannya tampak kurang terorganisir dibandingkan tim di balik token TRUMP.
Fakta menarik lainnya adalah bahwa situs web untuk MELANIA baru dibuat pada 18 Januari dan tidak dilindungi oleh layanan keamanan siber Cloudfare. Hak kekayaan intelektual untuk situs "melaniameme.com" dimiliki oleh MKT World LLC, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Melania Trump pada tahun 2021.
Peluncuran kedua memecoin ini terjadi satu hari sebelum pelantikan Donald Trump sebagai presiden pada 20 Januari. Dengan nilai pasar yang melonjak dan fluktuasi harga yang signifikan, peluncuran ini menciptakan spekulasi mengenai siapa anggota keluarga Trump berikutnya yang akan meluncurkan memecoin.
Memecoin seperti TRUMP dan MELANIA sering kali digunakan untuk membangun popularitas di dunia kripto meskipun tidak memiliki nilai intrinsik dan sangat volatil. Dengan peluncuran ini, Trump menunjukkan kemampuannya untuk menggabungkan popularitas politik dengan inovasi bisnis di sektor cryptocurrency.
Baca Juga: Trump Ingin Jadikan Kripto Prioritas Nasional, AS Incar Gelar "Ibu Kota Crypto" Dunia
Dengan demikian, peluncuran memecoin ini tidak hanya menegaskan pengaruh Trump dalam dunia politik dan bisnis tetapi juga menimbulkan perdebatan tentang potensi manipulasi pasar kripto serta transparansi dalam distribusi token.
Berita Terkait
-
Trump Selamatkan TikTok dari Pemblokiran di AS
-
TikTok akan Pulihkan Layanan di AS Setelah Trump Janji Hidupkan Kembali Akses
-
Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Tapi Trump Bisa Bikin Loyo Lagi!
-
Janji Donald Trump di Hari Pertama Menjabat Presiden AS
-
Potret Donald Trump Jelang Dilantik Presiden AS, Publik: Plis Kembalikan TikTok
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN