Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum menerima laporan mengenai beberapa perbankan yang meminta izin untuk Initial Public Offering (IPO).
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pihaknya masih menunggu persiapan beberapa perbankan yang ingin melakukan IPO.
" Ya, sebetulnya bisa dikatakan belum. BPR juga belum, mungkin mereka masih juga sedang melakukan persiapan. Jadi ya tentu kita harapkan juga sih banyak nanti orang yang bisa IPO," kata Dian di Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Dia pun meminta agar perbankan yang ingin IPO agar mempersiapkan dengan matang. Hal ini agar bisa menguntung bagi investor.
" Tetapi tentu juga kita ingin memastikan bahwa itu keamanan. Artinya dalam pengertian bahwa yang IPO itu benar-benar yang credible gitu ya. Sehingga bisa betul-betul bisa memberikan keuntungan ke para investor," katanya.
Sementara itu, PT Super Bank Indonesia dikabarkan memiliki rencana untuk menggelar penawaran umum saham perdana atawa initial public offering (IPO). Bahkan, anak usaha PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menargetkan bisa melantai tahun ini.
Mengutip Bloomberg, bank digital yang dulunya PT Bank Fama International ini mengincar dana IPO mencapai 300 juta dollar AS atau setara dengan Rp 4,8 triliun.
Adapun, dengan nilai tersebut, valuasi superbank bisa mencapai 1,5 miliar dollar AS hingga 2 miliar dollar AS dalam potensi pencatatan.
Hanya saja, IPO itu bahwa rencana tersebut masih tahap awal. Untuk itu, target nilai maupun valuasi dalam aksi korporasi tersebut masih bisa berubah.
Baca Juga: OJK Bakal Kirim Surat Cinta ke Pinjol Nakal
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Sebut Prabowo Tak Cawe-cawe soal Calon Ketua OJK
-
OJK Siap Koreksi Target IPO Usai Free Float Naik 15 Persen
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
Indonesia Kebanjiran Arus Modal Asing yang Masuk Meski IHSG Anjlok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Profil PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan Pemilik Sahamnya
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi