Suara.com - Melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan wajib dilaksanakan oleh wajib pajak. Selama Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) berstatus aktif, wajib pajak berkewajiban melaporkan SPT Tahunan. Lantas bagaimana cara lapor SPT Tahunan?
Bila gaji seorang wajib pajak masih di bawah upah minimum regional (UMR), ia tetap berkewajiban melaporkan SPT Tahunan bila NPWP-nya aktif. Kewajiban lapor SPT tetap melekat pada orang-orang yang memiliki NPWP meski penghasilan yang diterima wajib pajak di bawah batas penghasilan kena pajak, yakni Rp54 juta per tahun pajak orang pribadi.
Wajib pajak yang penghasilannya di bawah UMR atau sedang tidak aktif bekerja bisa melaporkan SPT Tahunan dengan form 1770SS status nihil. Namun ada cara lain bagi yang berpenghasilan di bawah UMR, yakni mengajukan permohonan penetapan NPWP non-efektif. Dengan demikian wajib pajak bisa bebas dari kewajiban laor SPT Tahunan.
Sementara itu bagi yang mendapatkan gaji mencapai Rp54 juta per tahun pajak orang pribadi, wajib melaporkan SPT Tahunan dengan cara sebagai berikut:
1. Siapkan dokumen bukti potong 1721 A1/A2, bukti potong PPh final, daftar harta, daftar utang/kewajiban, daftar/kartu keluarga sebelum mengisi SPT Tahunan 1770 SS.
2. Anda bisa menyampaikan SPT tahunan dengan cara datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di daerah Anda, secara online melalui www.djponline.pajak.go.id, kantor pos, melalui jasa ekspedisi, atau penyedia jasa aplikasi perpajakan.
Tahapan Lapor SPT Tahunan secara online
Ada beberapa tahapan lapor SPT Tahunan secara online. Disadur dari pajak.go.id, yang harus Anda lakukan untuk lapor SPT Tahunan ecara online adalah sebagai berikut.
- Login ke pajak.go.id. Tuliskan NPWP atau masukkan NIK. Lanjutkan dengan mengetikkan kata sandi. Bila lupa kata sandi, silahkan klik lupa kata sandi. Anda akan diarahkan untuk membuat kata sandi baru. Setelah terisi semua silahkan klik login.
- Akan muncul tampilan kartu NPWP elektronik di laman pajak.go.id, untuk melaporkan SPT Tahunan silahkan klik Lapor.
- Selanjutnya unduh formulir. Bisa juga mengisi langsung di situs web dengan cara tekan gambar e-filling untuk melakukan pelaporan SPT Tahunan. Ikuti petunjuk selanjutnya sampai ke tahapan ke 4.
- Klik "Buat SPT" untuk membuat pelaporan SPT Tahunan. Daftar lapor SPT Tahunan yang sudah dibuat akan tampak di dashboard.
- Cek email yang sudah terdaftar untuk melihat tanda terima lapor SPT Tahunan elektronik.
Tahapan Pengisian Formulir
Baca Juga: Kronologi Kisruh Coretax: Fakta di Balik Sistem Pajak Sering Error dan Penjelasan DJP!
Mungkin ada yang belum tahu atau masih bingung dengan tahapan pengisian formulir SPT Tahunan. Untuk itu, berikut tahapan pengisian formulir dikutip dari pajak.go.id.
- Pilih SPT
- Anda akan mendapatkan formulir SPT berisi pertanyaan. Anda harus mencentang jawabannya. Pilih jawaban yang sesuai dengan status kepegawaian Anda sampai klik SPT 1770 SS.
- Pilih status SPT Tahunan normal atau pembetulan dan Klik tahun pajak SPT Tahunan 1770 S. Untuk melanjutkan pengisian SPT Tahunan, klik Selanjutnya.
- Masukkan data sesuai formulir 1721-A1 atau 1721-A2
- Masukkan data jika terdapat penghasilan yang dikenakan PPh final dan yang dikecualikan dari objek pajak.
- Masukkan jumlah keseluruhan harta dan kewajiban pada akhir tahun pajak.
- Beri tanda centang pada bagian setuju untuk melanjutkan pengisian SPT Tahunan.
- Pilih media untuk mengirimkan kode verifikasi. Jika sudah memilih klik Ok.
- Cek email yang sudah terdaftar pada djponline untuk melihat kode verifikasi.
- Silahkan Kembali ke laman djponline, ketikkan kode verifikasi yang diperoleh pada kolom yang sudah disediakan. Kalau sudah, selesaikan dengan klik Kirim SPT.
- Berikan respon terhadap layanan djponline. Lalu cek email untuk memperoleh tanda terima lapor SPT Tahunan elektronik Anda.
- Proses lapor SPT Tahunan pun selesai.
Demikian itu informasi cara lapor SPT Tahunan. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
Rupiah Masih Tekan Dolar AS, Melesat ke Level Rp 16.768/USD
-
Purbaya Mau Tambah Bandwidth Coretax Jelang Deadline SPT Tahunan
-
Konjen RI Respon Kabar Proyek Jembatan Indonesia-Malaysia: Sudah Ada Komunikasi
-
BRI Peduli Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Angka Stunting di Indonesia
-
Daftar Saham LQ45, IDX30, dan IDX80 Terbaru: BREN, CUAN Hingga BUMI Masuk
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sanitasi bagi Ratusan Keluarga di Buleleng
-
Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro
-
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR
-
Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional