Suara.com - Sebagai strategi dalam meningkatkan keamanan akses layanan digital ASN, kini fitur proteksi terbaru dalam sistem terkait sudah diterapkan. Fitur ini disebut dengan Multi-Factor Authentication atau MFA. Namun demikian dalam prakteknya ternyata ada beberapa kendala yang muncul, seperti ketika proses aktivasi. Sekilas bahasan tentang mengatasi kode bermasalah saat aktivasi MFA ASN digital bisa Anda cermati di sini.
Secara umum, fitur MFA dirancang guna meningkatkan perlindungan pada data-data strategis yang dimiliki dan dikelola oleh BKN atau Badan Kepegawaian Negara. Caranya adalah dengan menerapkan metode autentikasi ganda berbasis One-Time Password atau biasa dikenal dengan OTP.
Pada prosesnya, pengguna, dalam hal ini ASN, wajib melakukan aktivasi terlebih dahulu pada perangkat yang akan digunakan. Kendala muncul ketika kode yang digunakan justru bermasalah, dan menghambat proses aktivasi yang perlu dilakukan.
Penerapan sistem pengamanan baru ini dilaporkan beberapa kali memberikan masalah pada penggunanya. Beberapa penyebab kenapa kode OTP yang digunakan tidak dapat dikenali antara lain adalah sebagai berikut.
- Terjadinya kesalahan pengetikan kode OTP.
- Kode OTP yang digunakan sudah kedaluwarsa.
- Sinkronisasi waktu tidak sesuai antara zona waktu perangkat dan zona waktu sebenarnya pada beberapa daerah di Indonesia.
- Aplikasi authenticator tidak memadai, hal ini dapat juga terkait dengan perangkat yang digunakan.
- Browser yang digunakan tidak kompatibel dengan sistem yang ada pada MFA.
Ketika terjadi masalah pada kode OTP yang digunakan, beberapa hal di atas dapat menjadi pemicunya. Oleh sebab itu Anda dapat menerapkan solusinya di bawah ini agar dapat segera melakukan aktivasi pada sistem yang diperlukan.
Mengatasi Kode OTP Bermasalah saat Aktivasi MFA
Ketika menemui masalah ini, beberapa cara dapat digunakan untuk mengatasinya.
1. Pastikan dan Atur Zona Waktu Perangkat
Pastikan pengaturan zona waktu perangkat yang Anda gunakan sudah sesuai dengan zona waktu tempat Anda berada. Aktifkan pengaturan otomatis untuk menghindari kesalahan yang mungkin terjadi pada proses sinkronisasi waktu.
Baca Juga: ASN Tak Boleh Telat di Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran, Wamendagri: Nggak Bisa Santai-santai!
2. Gunakan Aplikasi FreeOTP
Penggunaan aplikasi FreeOTP dapat menjadi alternatif jika Google Authenticator tidak dapat bekerja dengan baik. Lakukan pendaftaran ulang untuk memperoleh kode OTP baru untuk digunakan.
3. Lakukan Login Ulang
Coba keluar dari sistem yang tengah Anda gunakan atau logout dan biarkan beberapa menit. Setelah itu coba lakukan login ulang menggunakan kode OTP baru yang Anda dapatkan untuk mengatasi kode OTP yang sudah kedaluwarsa.
4. Daftar Ulang MFA
Jika masalah yang Anda temui tidak kunjung selesai, maka disarankan untuk melakukan pendaftaran ulang. Hapus autentikasi yang sudah ada pada akun digital ASN Anda, dan lakukan proses pendaftaran ulang MFA dari awal. Cara ini dapat dilakukan sebagai solusi jika cara-cara sebelumnya tidak berhasil.
Berita Terkait
-
MyASN dan SIASN Jadi Satu? Kenalan dengan ASN Digital BKN, PNS Wajib Tahu!
-
Cara Authenticator ASN BKN Digital 2025, Jangan Sampai Bikin MFA Error!
-
Cara Mengatasi Error Ketika Aktivasi MFA ASN Digital
-
Guru Sekolah Rakyat Dikontrak, Kualitas Pendidikan Terancam?
-
Solusi Aktivasi Fitur MFA ASN Digital BKN, ASN dan PPPK Merapat!
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026