Para pendiri kini telah mengundurkan diri dari dewan direksi setelah mendapat perintah dari Sebi. Regulator juga telah melarang para promotor dari aktivitas apa pun di pasar saham. Semua ini menyusul eksodus massal para pemimpin senior BluSmart, termasuk kepala eksekutif dan kepala teknologi bulan lalu.
Kisah ini juga telah menyebabkan jutaan dolar uang investor hilang, dengan harga saham GEL anjlok sekitar 90% tahun lalu. Para direktur independen memiliki "tanggung jawab fidusia, mereka harus bertanggung jawab", kata Dr. Aniruddha Malpani, seorang investor malaikat aktivis.
Anil Singhvi yang menjalankan firma penasihat tata kelola perusahaan, mengatakan kepada BBC bahwa insiden tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang terus berlanjutnya kelalaian tata kelola di perusahaan rintisan India, di mana para pendiri sering tertangkap basah "berbuat ceroboh".
Meskipun BluSmart merupakan "kerugian tambahan", katanya, ada tanda tanya tentang seberapa berkelanjutan model bisnisnya, mengingat kerugian yang terus berlanjut, meningkatnya persaingan, dan melambatnya belanja konsumen di India yang dapat menyebabkan gagal bayar.
Saat ini GEL menyatakan pihaknya tengah berupaya menstabilkan operasinya menyusul pengungkapan tersebut.
Berita Terkait
-
TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker
-
Isu PHK 1.250 Karyawan Mereda, Said Iqbal Batalkan Demo ke Kantor ByteDance Indonesia
-
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak
-
TikTok Bantah Ada PHK di Tokopedia, Penasihat Presiden Tetap Akan Demo
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit
-
INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade
-
Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?
-
IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor
-
Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi
-
Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang
-
Rumah Estetik Saja Tidak Cukup, Pahami Standar Keamanan Listrik Modern
-
Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD
-
Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!
-
Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3