Turunnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS juga memberikan angin segar bagi pelaku pasar saham.
Sektor teknologi menjadi pendorong utama penguatan indeks, dengan saham Nvidia dan Tesla melesat sekitar 15 persen, serta Meta Platforms naik hampir 9 persen. Amazon dan Alphabet masing-masing mencatat kenaikan lebih dari 6 persen dan 7 persen.
Di sisi lain, saham UnitedHealth anjlok hampir 11 persen setelah laporan The Wall Street Journal menyebut Departemen Kehakiman AS tengah menyelidiki perusahaan tersebut.
Data ekonomi AS turut menjadi katalis positif. Indeks Harga Produsen (IHP) April tercatat turun 0,5 persen secara bulanan (MoM), jauh lebih baik dari ekspektasi penurunan 0,3 persen. Penjualan ritel April naik tipis 0,1 persen sesuai konsensus, sementara produksi industri turun sedikit di bawah perkiraan.
Bursa Asia Bergerak Variatif
Sementara itu, bursa saham Asia-Pasifik justru melemah kompak pada perdagangan Kamis kemarin, setelah sebelumnya sempat menguat. Koreksi terjadi di tengah sikap investor yang masih mencermati perkembangan lanjutan dari hubungan dagang antara AS dan China.
Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,98 persen, Topix terkoreksi 0,88 persen, dan Kospi Korea Selatan turun 0,73 persen.
Hang Seng Hong Kong melemah 0,79 persen, CSI 300 China turun 0,91 persen, dan Taiex Taiwan terkoreksi 0,24 persen. Sebaliknya, indeks S&P/ASX 200 Australia menguat tipis 0,22 persen.
Dalam catatan analis Citi, disebutkan bahwa pasar memang sudah memperhitungkan puncak tekanan makro akibat tarif. Namun, gelombang volatilitas masih berpotensi terjadi akibat ketidakpastian arah kebijakan fiskal dan lemahnya data ekonomi dari AS.
Baca Juga: Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!
Meski demikian, kesepakatan AS-China untuk menghentikan saling balas tarif dinilai cukup memberi kelegaan bagi pasar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran