Suara.com - Dua kapal keruk besar telah didatangkan Pelindo di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu untuk melaksanakan penugasan dari Kementerian Perhubungan dalam mengatasi pendangkalan alur di sana. Kedua kapal tersebut, yaitu CSD Costa Fortuna 3 dan AHT Costa Fortuna 5.
"Dua kapal keruk besar saat ini berada di area labuh Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu dan akan segera melaksanakan pengerukan di Alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, sebagaimana penugasan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan kepada Pelindo," jelas S. Joko, General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu.
Kedatangan kapal keruk ini bertujuan untuk melakukan normalisasi alur pelayaran yang mengalami pendangkalan, yang akan difokuskan pada pendalaman dan pelebaran alur pelayaran guna memastikan kapal-kapal dapat bersandar dengan lancar dan aman.
Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan bahwa dengan kehadiran kapal keruk tersebut, persoalan alur Pelabuhan Pulau Baai di Bengkulu dapat segera teratasi.
"Telah tiba kapal keruk CSD Costa Fortuna 3 AHT Costa Fortuna 5, sudah bersandar di Pulau Baai Bengkulu. Alhamdulillah terima kasih Pelindo dan semua pihak. InsyaAllah persoalan pendangkalan alur teratasi (dengan kedatangan kapal keruk), transportasi ke Enggano (segera) lancar, distribusi BBM lancar, dan aktivitas lainnya," ujarnya, Jumat (23/5/2025).
Joko menambahkan, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu serta instansi lain termasuk Pemerintah Daerah Bengkulu, untuk memastikan seluruh proses pengerukan berjalan dengan cepat, sesuai dengan ketentuan teknis, dan memperhatikan aspek lingkungan. ***
Berita Terkait
-
Indonesia Siap Jadi Raja Pariwisata Maritim Global! Pelindo Ungkap Strategi di Bali Benoa Marina
-
Untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Pelindo Luncurkan Customer Care 102
-
Kemacetan Horor Tanjung Priok Tak Boleh Terulang, Pramono Wanti-wanti Pelindo
-
Pelindo Periksa Kesehatan 213 Tenaga Kerja Pelabuhan
-
Pelindo Multi Terminal Beberkan Hasil Transformasi Terhadap Kinerja Bisnis
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan