Suara.com - Bamboo Airways, maskapai asal Vietnam bakal menggunakan pesawat hingga awak kabin dari BBN Airlines.
Melalui kerjasama ini, BBN Airlines Indonesia akan mengoperasikan satu unit pesawat Boeing 737-900ER untuk Bamboo Airways sebagai bagian dari upaya maskapai Vietnam tersebut dalam meningkatkan kapasitas operasional menjelang musim masa liburan musim panas.
Dalam perjanjian ACMI (Aircraft, Crew, Maintenance, and Insurance), operasi antara BBN Airlines Indonesia dan Bamboo Airways akan mengoperasikan pesawat Boeing 737-900ER konfigurasi kelas ekonomi 215 seats untuk melayani rute-rute dengan volume tinggi di dalam negeri Vietnam serta ke sejumlah destinasi pilihan di Asia Tenggara.
Setibanya di Bandara Internasional Tan Son Nhat, pesawat akan menjalani inspeksi teknis menyeluruh dan dilengkapi dengan livery resmi Bamboo Airways sebelum mulai beroperasi secara komersial pada akhir Mei 2025.
"Misi kami adalah memberikan dukungan operasional yang konsisten dan berkualitas tinggi, sehingga mitra kami dapat fokus pada pengembangan jaringan serta menghadirkan pengalaman penerbangan terbaik bagi penumpang," ujar Martynas Grigas, Chairman BBN Airlines Indonesia di Jakarta yang ditulis, Rabu (4/6/2025).
Sementara, CEO Bamboo Airways, Luong Hoai Nam menuturkan, kerja sama ACMI dengan BBN Airlines Indonesia merupakan bagian dari strategi Bamboo Airways dalam memperkuat armada.
"Kami tetap berkomitmen pada operasional yang aman dan stabil, sekaligus mencari solusi yang fleksibel untuk melayani penumpang secara efisien," imbuh dia.
Industri penerbangan Vietnam saat ini menunjukkan tren pertumbuhan dan pemulihan yang kuat. Didukung oleh tingginya permintaan domestik dan bangkitnya kembali perjalanan internasional, bandara-bandara di Vietnam mencatat pergerakan lebih dari 109 juta penumpang sepanjang 2024 menurut Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV).
Angka ini mencerminkan pemulihan yang signifikan, mendekati level tertinggi sebelum pandemi. Lalu lintas penumpang internasional saja tumbuh sebesar 26 persen, mencerminkan meningkatnya minat terhadap Vietnam sebagai destinasi wisata dan bisnis.
Baca Juga: Bengkel Pesawat FL Technics Kini Bisa Rawat Boeing 373 MAX
Namun, maskapai-maskapai lokal Vietnam masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan potensi pertumbuhan ini akibat keterlambatan pengiriman pesawat dan keterbatasan kapasitas perawatan. Kerja sama ACMI, seperti yang dilakukan Bamboo Airways dan BBN Airlines Indonesia, menjadi solusi fleksibel dan cepat untuk meningkatkan kapasitas operasional tanpa mengorbankan kualitas layanan.
Demi memastikan pengalaman penerbangan yang berstandar tinggi, layanan dalam penerbangan untuk rute wet-lease akan dikelola secara kolaboratif.
Seorang perwakilan awak kabin dari Bamboo Airways akan turut hadir dalam setiap penerbangan untuk berkoordinasi dengan awak BBN Airlines Indonesia guna memastikan standar layanan Bamboo Airways tetap terjaga.
Perjanjian ini mencerminkan tren yang berkembang di kawasan Asia Tenggara, di mana semakin banyak maskapai memanfaatkan kemitraan ACMI untuk memenuhi permintaan pasar, menstabilkan kapasitas, serta mengoptimalkan pemanfaatan armada di tengah lanskap industri yang terus berkembang.
Pesawat terbang adalah keajaiban teknologi yang telah mengubah cara manusia bepergian dan berinteraksi di seluruh dunia.
Dari Wright bersaudara yang pertama kali menerbangkan pesawat sederhana hingga pesawat jet modern yang canggih, evolusi pesawat terbang sangatlah mengesankan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!
-
Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis
-
Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan
-
Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka
-
PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI
-
Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi
-
Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global
-
Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026
-
MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta