MOU Signing dengan KNDS (France) tentang Antidrone
MOU dengan KNDS mencakup pengembangan sistem Anti-Drone Turret yang akan disintegrasikan pada kendaraan tempur. Sistem ini dirancang untuk melindungi kendaraan dan aset pertahanan dari ancaman medan tempur, sekaligus meningkatkan tingkat akurasi dan efisiensi dalam operasi pertahanan.
MOU Signing dengan MBDA (France) tentang Sistem Atlas Mistral
MOU ini adalah komitmen dalam pengembangan sistem pertahanan udara jarak pendek menggunakan rudal Mistral. Sistem ini akan menjadi strategi penting dari modernisasi alutsista kendaraan angkut personel yang lebih unggul.
PKS Signing dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi) tentang Optimasi Kinerja Tank Ringan
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Sentra Surya Ekajaya (SSE) hari ini melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama untuk optimasi kinerja kendaraan tank ringan, yang merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani pada acara Temu Bisnis Industri Strategis pada tanggal 21 April 2024.
Acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini berlangsung pada hari Kamis, 12 Juni 2025, di Hall D-072 A Booth SSE, dalam Pameran Indo Defence di JI Expo Kemayoran, Jakarta. Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani oleh Aam Muharam, Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi, dan Eka Suryajaya, Direktur PT Sentrasurya Ekajaya.
Kerja sama ini mencakup berbagai riset dan pengembangan sistem pengerak dan pengujian karakterisasi material kendaraan tank ringan. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari program Co-Development yang dikembangkan di Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN guna meningkatkan hilirisasi riset dan mendorong aktivitas riset di Pusat Riset Teknologi Transportasi terkoneksi langsung dengan mitra industri, dalam hal ini PT Sentrasurya Ekajaya.
Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mengoptimasi kinerja kendaraan tank ringan agar siap untuk melakukan tahap selanjutnya, yaitu proses sertifikasi. Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung inovasi teknologi, khususnya untuk meningkatkan kemampuan kendaraan tank ringan yang akan mendukung industri pertahanan di Indonesia.
Baca Juga: Pluang Ekspansi ke Kawasan Asia Tenggara Lewat Sandbox SEC di Filipina
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja
-
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan
-
Telah Kucurkan Rp 530 Triliun, Ini Strategi BTN Genjot Penyaluran KPR
-
Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit
-
Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas
-
Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458
-
Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi