Suara.com - Masyarakat kini semakin tertarik menjalankan usaha yang praktis, terstruktur, dan siap dijalankan. Di tengah kebutuhan akan sistem bisnis yang efisien, model seperti waralaba dan kemitraan menjadi pilihan yang terus naik daun.
FLEI Business Show edisi ke-25 kembali dihadirkan pada 10–12 Oktober 2025, mengusung semangat baru di lokasi strategis NICE (Nusantara International Convention & Exhibition), PIK 2.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2025 tercatat sebesar 4,87% (YoY), menandakan ketahanan konsumsi domestik dan aktivitas usaha di tengah kondisi global yang tidak menentu Kondisi ekonomi ini menciptakan momentum kuat bagi pelaku usaha skala kecil dan menengah untuk mengejar jalur pertumbuhan melalui sistem kemitraan dan waralaba.
Melihat antusiasme yang tinggi pada penyelenggaraan sebelumnya, Panorama Media menilai bahwa FLEI memiliki peran penting dalam membentuk ekosistem bisnis yang sehat dan kolaboratif. Royanto Handaya, Direktur Panorama Media, menyampaikan bahwa edisi ke-24 pada bulan Mei lalu menjadi salah satu bukti nyata bahwa pasar merespons FLEI dengan sangat positif.
“Kami melihat langsung bagaimana masyarakat begitu aktif mencari peluang bisnis yang bisa dijalankan dengan sistem yang terbukti. FLEI telah berkembang menjadi ruang bertemu antara pengusaha mapan dan pemula, serta membuka kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan mandiri,” ujar Royanto ditulis Jumat (20/6/2025).
Dari sisi asosiasi, tren waralaba dan lisensi terus menguat. Banyak pelaku usaha kini mencari model yang stabil, terstruktur, dan siap ekspansi. Levita Ginting Supit, Ketua Umum WALI (Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia), menyatakan dukungan penuh terhadap FLEI Business Show edisi ke-25.
“Waralaba dan lisensi adalah solusi ideal yang menggabungkan efisiensi dan skalabilitas. Di tengah ekonomi yang dinamis, model ini tetap memberikan stabilitas,” jelasnya.
Pemerintah juga mendukung pertumbuhan sektor ini melalui PP 35 Tahun 2024 tentang Waralaba, yang mengatur kriteria usaha harus memiliki sistem terstandarisasi dan teruji, keuntungan minimal selama tiga tahun, serta laporan keuangan dua tahun terakhir yang telah diaudit. Regulasi ini juga mendorong penggunaan produk dalam negeri dan kemitraan dengan UMKM.
Tren waralaba ini juga semakin menarik perhatian generasi muda yang ingin terjun ke dunia usaha secara efisien. Mereka cenderung mencari sistem bisnis yang sudah siap jalan, namun tetap memberi ruang bagi kreativitas dan pengembangan.
Baca Juga: FLEI Business Show 2025 Ekspansi Pasar Waralaba Indonesia Timur
Burang Riyadi, Pendiri dari Franchise Academy Indonesia (FAI), yang juga menjadi mitra pendukung dalam acara ini, melihat fenomena ini sebagai sinyal positif.
“Anak muda hari ini tidak menunggu peluang datang—mereka menciptakannya. Franchise menjadi pilihan karena menawarkan sistem siap pakai yang mendukung mereka untuk langsung praktik di lapangan,” ujarnya.
Untuk menghadirkan pengalaman baru yang lebih relevan, tahun ini FLEI Business Show akan diadakan di NICE, PIK 2—sebuah kawasan premium yang tengah berkembang pesat dan memiliki akses strategis dari berbagai titik Jakarta dan sekitarnya. Sebagai venue pameran terbaru di industri MICE, NICE menawarkan area seluas 87.000 m², lengkap dengan zona retail dan fasilitas terintegrasi.
Lokasinya mudah dijangkau melalui dua akses tol utama (Pluit dan Bandara), layanan TransJakarta, serta transportasi internal kawasan. Kombinasi fasilitas modern dan rasa penasaran terhadap destinasi baru menjadikan NICE magnet tersendiri yang diyakini akan menarik animo pengunjung dalam jumlah besar.
Menurut Rulief Harjianto, Project Manager FLEI Business Show, pemilihan lokasi ini bukan semata soal tempat, tetapi juga membuka akses ke potensi market baru yang sedang tumbuh di kawasan pengembangan seperti PIK 2.
“NICE menawarkan suasana yang segar dan profesional. Lingkungannya mendukung interaksi bisnis yang produktif, dan kami menargetkan lebih dari 20.000 pengunjung yang memiliki niat dan daya beli. Kami ingin menjadikan FLEI sebagai panggung nyata bagi brand untuk berkembang,” ungkap Rulief.
Sebagai bagian dari strategi memperluas segmen pengunjung, FLEI Business Show edisi ke-25 juga akan digelar berbarengan dengan Café Brasserie Expo, pameran yang mengangkat potensi bisnis kafe, kuliner, dan gaya hidup. Ini menjadi peluang kolaborasi lintas sektor antara pelaku usaha dari berbagai latar belakang.
“Kami mengundang para exhibitor, komunitas, dan media untuk ikut ambil bagian dalam membangun semangat berwirausaha lewat FLEI Business Show. Dengan lokasi baru, audiens yang lebih segar, dan potensi pasar yang lebih besar—ini adalah momentum yang sayang untuk dilewatkan,” tutup Royanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Bukan Sekadar Ekspor-Impor, ART Ikat RIAS dalam Koordinasi Kebijakan Global
-
Perjanjian Tarif Resiprokal, Produk Impor dari AS Tak Perlu Sertifikasi Halal? Ini Faktanya
-
Pedagang Pasar Bilang Harga MinyaKita Tak Pernah Rp 15.700/Liter
-
Pedagang Pasar: Harga Pangan Semuanya Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu/Kg
-
Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga
-
Tak Cuma Dagang, RI-AS Garap Hilirisasi Silika hingga Nuklir Skala Kecil
-
Terbukti Goreng Saham, OJK Beri Sanksi Denda Rp 5,7 Miliar ke Influencer Pasar Modal
-
Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra
-
Smart Home Makin Diminati, Konsumen Lebih Mudah Nikmati Pengalaman Smart Living
-
Ekonom Nilai Indonesia Rugi Banyak dari Kesepakatan Dagang dengan AS