Suara.com - Microsoft telah mengonfirmasi bahwa mereka akan memberhentikan sebanyak 9.000 pekerja. Keputusan ini diambil dalam menyelamatkan bisnisnya untuk ke depannya.
Perusahaan itu mengatakan beberapa divisi akan terpengaruh tanpa menyebutkan divisi mana saja. Tetapi laporan menunjukkan bahwa unit permainan video Xbox-nya akan terkena dampak.
Apalagi, Microsoft telah menetapkan rencana untuk berinvestasi besar-besaran dalam kecerdasan buatan (AI), dan menghabiskan 80 miliar dolar AS di pusat data besar untuk melatih model AI.
Seorang juru bicara perusahaan itu mengatakan pemutusan hubungan kerja ini agar bisa menyehatkan perusahaan.
"Kami terus menerapkan perubahan organisasi yang diperlukan untuk memposisikan perusahaan sebaik-baiknya agar sukses di pasar yang dinamis," katanya dilansir BBC, Kamis (3/7/2025).
Pemutusan hubungan kerja itu akan setara dengan 4 persen dari 228.000 tenaga kerja global Microsoft. Sejauh ini, perusahaan itu telah memulai tiga putaran pemutusan hubungan kerja lainnya pada tahun 2025, termasuk pada bulan Mei ketika perusahaan itu mengatakan akan memangkas 6.000 peran.
Basis data resmi yang dikelola oleh negara bagian Washington menunjukkan bahwa lebih dari 800 posisi yang dihilangkan akan dipusatkan di kota Redmond serta di Bellevue, pusat Microsoft lainnya di negara bagian asalnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, seperti banyak perusahaan teknologi besar lainnya, Microsoft telah memfokuskan kembali bisnisnya untuk mengembangkan AI, termasuk berinvestasi dalam pusat data dan chip.
Tahun lalu, perusahaan tersebut mempekerjakan pelopor AI Inggris Mustafa Suleyman untuk memimpin divisi AI Microsoft yang baru. Seorang eksekutif Microsoft baru-baru ini mengatakan kepada BBC bahwa setengah abad berikutnya akan dikuasi oleh AI.
Baca Juga: PBB Rilis Daftar Perusahaan yang Terlibat Genosida Israel, Ada yang Buka Cabang di RI
"Pada dasarnya ditentukan oleh kecerdasan buatan, yang mengubah cara kita bekerja dan berinteraksi satu sama lain,"katanya.
Microsoft juga merupakan investor dan pemegang saham utama di OpenAI, perusahaan di balik chatbot populer ChatGPT, meskipun hubungan tersebut dilaporkan telah menegang dalam beberapa bulan terakhir.
Bloomberg melaporkan bahwa Microsoft telah berjuang untuk menjual asisten AI-nya, yang dikenal sebagai Copilot, kepada pelanggan bisnis karena banyak pekerja kantoran lebih menyukai ChatGPT.
Pemutusan hubungan kerja di antara pekerja biasa di Microsoft terjadi saat perusahaan teknologi besar AS mencari bakat AI terbaik. Meta, yang memiliki Facebook dan Instagram, telah memburu bakat dari para pesaingnya untuk membentuk laboratorium 'superintelijen'.
Pimpinan eksekutif Mark Zuckerberg dilaporkan terlibat secara pribadi dalam perekrutan.
Pimpinan OpenAI Sam Altman baru-baru ini mengatakan bahwa anggota timnya telah mendapatkan tawaran lebih dari 100 juta dolar AS (£74,3 juta) sebagai "bonus penandatanganan" dari Meta. Bulan lalu, pimpinan Amazon Andy Jassy mengatakan ia memperkirakan AI akan menggantikan beberapa pekerja di perusahaannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Terkini
-
Warisan 1.300 Tahun di Tibet, Barkhor dan Potala Jadi Magnet Wisata Lhasa
-
Final Piala Dunia 2026 Mengingatkan Saya pada Pesan Ayah soal Judi Bola
-
Kilang Plaju Mulai Salurkan Biosolar B50, Pasokan Energi Sumatera Bagian Selatan Masuk Babak Baru
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Installer AC Indonesia Punya Kesempatan Tampil di ASEAN, MCFIT 2026 Resmi Bergulir
-
Dakwaan Batal, Dokter Tifa Ngaku Sudah Siapkan 709 Dokumen Jika Eksepsinya Ditolak Hakim
-
Tragedi KM Nurul Salsa, Gubernur Sulsel Usulkan Kapal Cepat Siaga di Selayar
-
Pria di Medan Rampas HP Lansia Duduk di Kursi Roda, Uang untuk Main Judi
-
Cara Bayar Uang Pangkal dan SPP Sekolah Lewat BRImo
-
Amerika Keluarkan Travel Alert ke Warganya di Seluruh Dunia, Kemungkinan Perang Timteng Makin Besar