Suara.com - Pelaku usaha kini harus pintar-pintar untuk mengelola bisnis dengan model yang menyesuaikan perkembangan saat ini. Hal ini, agar usaha bisa berkembang dan bertahan, bahkan bisa cuan ditengah kondisi ketidakpastian.
Salah satu model bisnis yang bisa dipertimbangkan pelaku usaha yaitu CSV, atau Creating Shared Value, di mana berfokus pada penciptaan nilai ekonomi yang juga menghasilkan nilai positif bagi masyarakat. Selain itu, model bisnis CSV bisa membuka peluang pasar baru secara berkelanjutan.
Model bisnis ini telah dijalankan AirNav Indonesia bersama Inovasi Muda lewat Program Reska Bumi.
"Program ini terbukti berhasil mengedukasi warga dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Harapan saya, program ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus berlanjut dan berkesinambungan ke depannya," ujar General Manager AirNav Indonesia Cabang Surabaya, Rosedi seperti dikutip, Selasa (8/7/2025).
Adapun, Program Reksa Bumi menjadi inovasi sosial yang menggabungkan teknologi energi terbarukan dan pertanian organik, sehingga menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi.
Biogas digunakan untuk kebutuhan energi rumah tangga, sementara limbahnya dimanfaatkan sebagai pupuk ramah lingkungan menggantikan pupuk kimia yang cenderung mahal dan merusak tanah.
Program ini menunjukkan bahwa keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan bisa berjalan beriringan.
Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, menerapkan teknologi tepat guna, serta melibatkan masyarakat secara aktif, Reksa Bumi menjadi contoh nyata kontribusi dunia usaha dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan.
Dalam hal ini, Program tersebut juga menghasilka Panen Raya Buncis Organik,sebanyak 35 kilogram buncis. Menariknya, seluruh tanaman dibudidayakan menggunakan pupuk alami dari bioslurry, yakni limbah cair hasil proses produksi biogas.
Baca Juga: Emiten Gas Industri SBMA Bidik Cuan Bisnis di Kaltim, Sasar Tambang Hingga Galangan Kapal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Jabat Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi Beberkan Jurus Bersihkan BEI
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut PT BEI, Tugasnya di Hari Pertama Kerja Cukup Seram
-
Airlangga: Presiden Prabowo Pastikan Akan Berantas Praktik Goreng Saham
-
Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng