Suara.com - Lazada menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan menggelontorkan investasi tahunan sebesar 100 juta Dolas AS, atau sekitar Rp1,6 triliun untuk memperkuat kanal Lazada Affiliate.
Melalui strategi ini, Lazada membangun ekosistem digital yang inklusif, sehingga influencer, content creator, UMKM, hingga konsumen biasadapat menjadi bagian dari ekonomi digital dan memperoleh peluang penghasilan tambahan.
Head of Regional Affiliate Lazada Group, Jared Chan mengatakan, Lazada Affiliate merupakan bentuk nyata dari visi jangka panjang untuk menghadirkan ekosistem yang berkelanjutan dan menguntungkan semua pihak.
“Kami ingin membuka peluang seluas-luasnya, bukan hanya bagi brand besar, tapi juga untuk kreator dan konsumen biasa,” ujarnya.
Survei Populix Affiliate Insights menunjukkan, 59% konsumen Indonesia pernah membeli produk melalui tautan affiliate. Tren ini mendorong Lazada memperluas jangkauan programnya agar lebih inklusif.
“Affiliate marketing kini bukan hanya ranah influencer dengan jutaan pengikut. Konsumen biasa pun bisa mendapatkan penghasilan dengan membagikan tautan produk kepada teman atau komunitasnya,” jelas Esha, Head of Affiliate & Livestreaming Lazada Indonesia.
Melalui investasi 100 juta Dolar AS, Lazada meningkatkan struktur komisi yang lebih kompetitif, menyediakan insentif berbasis performa, dan meluncurkan fitur-fitur pemberdayaan seperti mini store eksklusif serta program edukasi Pojok Belajar untuk membantu mitra memaksimalkan potensi mereka.
Sementara itu, Hasan Abdurrahman, anak muda asal Bandung yang sudah sukses dalam melakukan Affiliate dapat menjadi contoh nyata dampak program ini. Bermula dari talent livestreaming dengan peralatan sederhana, Hasan kini meraih pendapatan puluhan juta rupiah per bulan melalui Lazada Affiliate dan memimpin tim berisi tujuh orang untuk membuat konten dan mengelola kampanye.
“Lazada Affiliate membuka akses ke teknologi, ekosistem, dan peluang yang dulu tidak pernah saya bayangkan. Kini saya bisa membangun mimpi sekaligus memberdayakan orang-orang di sekitar saya,” ungkap Hasan.
Baca Juga: Baru Coba Jualan Online? Raih Omzet Rp 100 Juta dengan Program 90 Hari Lazada
Menjelang festival belanja 9.9 dan kampanye akhir tahun, Lazada menghadirkan program tantangan dengan hadiah tambahan untuk para mitra berperforma tinggi, serta fitur-fitur baru untuk meningkatkan konversi penjualan.
Dengan strategi ini, Lazada berharap Lazada Affiliate bisa menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital nasional, sekaligus menghadirkan peluang ekonomi baru bagi jutaan masyarakat Indonesia. ***
Kontributor: Tantri A
Berita Terkait
-
Core Indonesia Soroti Tingginya Angka ICOR RI: Daya Saing Ekonomi Kita Tertekan
-
Begini Cara Suku Bunga BI Pengaruhi Strategi Trader Jitu
-
Tren Baru Properti, Antara Kebutuhan Konsumen dan Potensi Investasi
-
Uang Investasi Raksasa Danantara Indonesia Siap Digelontorkan!
-
4 Investasi Sepatu Basket Terbaik di Bawah Rp 500 Ribu untuk Pemula
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK