Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir di awal sesi Kamis, 21 Agustus 2025. IHSG merosot ke level 7.903.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG hingga pukul 09.22 WIB betah di zona merah dengan turun 43,52 atau 0,55 persen ke level 7.900.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 5,32 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,8 triliun, serta frekuensi sebanyak 331.500 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 285 saham bergerak naik, sedangkan 229 saham mengalami penurunan, dan 442 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, AADI, AMMN, AREA, CEKA, CLAY, DATA, JARR, JSPT, LIFE, MFIN, MKPI, MLPT.
Sementara saham-saham yang terdaftar top Looser di perdagangan waktu itu diantaranya, AALI, AMRT, ARKO, BREM, CMRY, DSSA, GGRM, INKP, ITMG, PACk, PANI, RATU.
Proyeksi IHSG
IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (21/8/2025) setelah sehari sebelumnya ditutup menguat signifikan. Mengutip riset harian Phintraco Sekuritas, IHSG berhasil naik 1,03 persen ke level 7.943,83 pada Rabu (20/8), terdorong keputusan mengejutkan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan.
Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), BI memutuskan menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,0 persen. Keputusan ini lebih rendah dari perkiraan konsensus dan menjadi level terendah sejak Oktober 2022.
Baca Juga: Akuisisi FUTR, Bos Ardhantara Mau jadi Pemain Utama di Energi Terbarukan
"Pemangkasan suku bunga acuan ini merupakan yang keempat kalinya sepanjang tahun 2025. Penurunan dilakukan sejalan dengan proyeksi inflasi yang masih sesuai target BI, stabilnya nilai tukar rupiah, dan perlambatan pertumbuhan kredit," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis.
Saham sektor properti menjadi motor utama penguatan, karena turunnya suku bunga diperkirakan akan meningkatkan penjualan serta daya beli masyarakat. Phintraco menilai tren pelonggaran moneter juga bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi.
Adapun pertumbuhan kredit per Juli 2025 tercatat hanya naik 7,03 persen secara tahunan (YoY), melambat dari 7,77 persen YoY pada Juni, sekaligus menjadi level terendah sejak Maret 2022. Kondisi ini mencerminkan daya beli masyarakat yang masih tertekan serta meningkatnya kehati-hatian bank dalam penyaluran kredit.
Secara teknikal, Phintraco menilai masih ada potensi koreksi jangka menengah karena indikator Stochastic RSI, namun histogram MACD yang tetap positif menunjukkan adanya akumulasi. “IHSG berpotensi menguji level 7.970 hingga 8.000,” jelas riset tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang
-
Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026
-
Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
-
Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit
-
Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026