Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli bakal menyesali Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang akan terjadi di e-commerce Tokopedia jika hal itu benar terjadi.
Yassierli mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melihat rincian detail terkait isu PHK tersebut atas perusahaan yang kini 75 persen sahamnya dikuasai TikTok itu.
"Saya belum lihat detail (PHK ini)," kata Yassierli di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2025).
Meski demikian lanjut dia, setiap kali ada perusahaan yang akan melakukan PHK, pihaknya akan menjadi mediator untuk menyelesaikan masalah yang ada antara pemberi kerja dan pekerja.
"Ketika ada isu PHK biasanya yang kami lakukan adalah kita menurunkan mediator kita," katanya.
Menurut Yassierli, tim mediator ini berperan sebagai penengah untuk menggali informasi lebih lanjut dan mencari tahu penyebab di balik potensi PHK. Ada berbagai alasan yang mungkin melatarbelakangi PHK, mulai dari hubungan industrial yang tidak harmonis, kondisi finansial perusahaan yang tidak stabil, hingga alasan relokasi.
"Itu harus kita lihat satu per satu, dan prosesnya juga sudah ada," jelasnya.
Jika PHK terjadi karena hubungan industrial, maka prosesnya akan melibatkan pengawas ketenagakerjaan dan mediasi untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi. Yassierli juga menambahkan, jika pekerja merupakan peserta Jamsostek, mereka akan mendapatkan manfaat yang sesuai.
Asal tahu saja, TikTok telah mengakuisisi saham mayoritas Tokopedia, dengan menggelontorkan investasi lebih dari 1,5 miliar dolar AS (sekitar Rp23 triliun) untuk membeli 75,01% saham perusahaan induk PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Akuisisi ini rampung pada 31 Januari 2024, setelah diumumkan pada Desember 2023, dan kini GOTO memegang 25% saham Tokopedia.
Baca Juga: Imbau dari Polda Metro Jaya Buat yang Berunjuk Rasa di DPR: Tidak Live TikTok di Demo!
Meskipun demikian, Yassierli tetap berharap skenario PHK massal ini tidak terjadi di Tokopedia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG
-
Di Mana Prima Salam? Ratu Dewa Ungkap Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Palembang
-
Media Asing: Timnas Indonesia Patut Minder dengan Trio Naturalisasi Vietnam
-
Spektrum Baru Bikin Internet Lebih Cepat hingga Pelosok, Telkomsel Siapkan Lompatan Jaringan 5G
-
Video AI Catut Gubernur DIY Beredar di WhatsApp, Publik Diimbau Waspada Modus Penipuan
-
Dari Boros ke Bijak: Tren Financial Glow Up yang Jadi Gaya Hidup Baru Gen Z
-
Kulit Sawo Matang Cocoknya Pakai Jilbab Warna Apa? Ini 7 Rekomendasi Warna yang Bikin Cerah
-
Ulasan Moby Dick: Kisah Obsesi, Dendam, dan Perlawanan Manusia terhadap Alam
-
Pamer Tumpukan Uang, KPK Amankan Barang Bukti Rp9,06 Miliar dari OTT Bupati Lombok Barat
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper