- Pemerintah memproyeksikan total pergerakan pemudik Lebaran 2026 sekitar 143,9 juta orang, turun 1,7% dari tahun sebelumnya.
- Menhub mengantisipasi lonjakan riil melebihi proyeksi karena realisasi tahun lalu jauh melampaui angka survei awal.
- Survei Kemenhub menunjukkan Jawa Barat dan DKI Jakarta adalah provinsi asal pemudik terbanyak menuju Jawa Tengah.
Suara.com - Pemerintah memproyeksikan jumlah pemudik pada musim angkutan Lebaran 2026 mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Meski demikian, potensi lonjakan mobilitas masyarakat tetap diantisipasi karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan realisasi perjalanan sering melampaui hasil survei.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengungkapkan, total pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 1447 Hijriah diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang. Angka tersebut turun sekitar 1,7 persen dibandingkan proyeksi tahun lalu yang mencapai 146,4 juta orang.
“Pada survei tahun ini, jumlah masyarakat yang akan melakukan pergerakan diproyeksikan sebesar 143,9 juta orang. Kalau dibandingkan dengan survei tahun sebelumnya memang ada penurunan sekitar 1,75 persen,” ujar Dudy dilansir dari laman Antara, Sabtu (7/3/2026).
Proyeksi tersebut berasal dari survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan bersama Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB), Badan Pusat Statistik, serta Kementerian Komunikasi dan Digital.
Survei melibatkan sekitar 55.000 responden dari berbagai daerah di Indonesia guna memetakan potensi mobilitas masyarakat sekaligus membantu pemerintah menyiapkan infrastruktur dan layanan transportasi nasional selama periode mudik.
Meski proyeksi menunjukkan penurunan, pemerintah tetap bersiap menghadapi potensi lonjakan penumpang. Dudy mencontohkan pada Lebaran 2025, realisasi perjalanan mencapai sekitar 154,6 juta orang, jauh lebih tinggi dibanding hasil survei awal sebesar 146,4 juta orang.
“Kami belajar dari pengalaman sebelumnya bahwa realisasi pergerakan bisa lebih tinggi dari survei. Karena itu kami tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan yang berbeda dari angka proyeksi,” jelasnya.
Mudik Tetap Jadi Tradisi Utama
Baca Juga: Catat! Kemenhub Keluarkan Jadwal WFA Selama Mudik
Hasil survei juga menunjukkan bahwa tradisi mudik masih menjadi alasan utama masyarakat bepergian saat Lebaran. Sekitar 50,6 persen responden menyatakan perjalanan mereka dilakukan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Selain mudik, sebagian masyarakat mulai memanfaatkan libur panjang Lebaran sebagai momentum untuk berwisata bersama keluarga.
Daerah Asal dan Tujuan Pemudik Terbesar
Berdasarkan data survei, lima provinsi dengan jumlah pemudik terbanyak berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.
Sementara tujuan perjalanan paling populer diperkirakan menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.
Dari sisi kota asal perjalanan, wilayah dengan mobilitas tertinggi adalah Jakarta Timur, Bogor, Bekasi, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.
Adapun kota tujuan favorit pemudik tahun ini diperkirakan meliputi Kebumen, Yogyakarta, Surabaya, Banyumas, hingga Bandung.
Kementerian Perhubungan juga mencatat mobilitas besar dari kawasan Jabodetabek, terutama dari Bogor, Tangerang, Jakarta Timur, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang.
“Ini adalah pergerakan dalam lingkungan Jabodetabek. Sepertinya puncak di Kabupaten Bogor dengan Cianjur menjadi salah satu tujuan favorit,” kata Dudy.
Berita Terkait
-
Mudik Gratis Naik Kereta! Kemenhub Buka 28 Ribu Tiket Motis Lebaran 2026
-
PELNI Siapkan 751 Ribu Tiket dan 55 Kapal untuk Mudik Lebaran
-
Pertamina Siapkan SPBU 24 Jam, Mobil Tangki hingga Towing Gratis Selama Mudik
-
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?
-
6 Ruas Tol Ini Digratiskan Selama Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan
-
Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi
-
Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial
-
Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal
-
1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga