Meskipun menghadapi tekanan jual yang signifikan, rekomendasi positif dari UOB Kay Hian menunjukkan keyakinan sebagian analis terhadap fundamental BBCA yang solid, terlepas dari sentimen pasar jangka pendek.
Potensi Dividen Besar
CLSA juga memuji BBCA sebagai salah satu bank yang paling berhati-hati di Indonesia. Bank ini memiliki standar penyaluran kredit yang ketat, memungkinkan mereka mengelola risiko dengan baik tanpa harus mengorbankan pertumbuhan.
Kualitas manajemen risiko ini sudah teruji saat pandemi Covid-19, di mana kualitas aset BBCA terbukti lebih baik dibandingkan para pesaingnya.
Dengan fundamental yang kuat, CLSA mempertahankan rekomendasi "outperform" untuk saham BBCA dengan target harga Rp12.100, yang menunjukkan potensi kenaikan lebih dari 50 persen dari posisi saat ini di Rp8.000. CLSA memprediksi ROE (Return on Equity) BBCA akan mencapai 21 persen.
Selain itu, rasio kecukupan modal BBCA yang sangat kuat, mencapai 28,4 persen, membuka peluang besar bagi bank untuk membagikan dividen yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan, menjadikannya pilihan menarik bagi para investor.
Desclaimer: Redaksi hanya menyajikan data dan berita. Keputusan dan risiko ada di tangan pembaca atas investasi yang dilakukan.
Berita Terkait
-
Bos BJBR Turun Gunung Layani Nasabah
-
10 Perusahaan Antre IPO: Pasar Saham Indonesia Masih Bergairah?
-
IHSG Selama Sepekan Naik Tipis, Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 305,18 Miliar
-
PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK
-
IHSG Sempat Terjun Bebas di Awal Sesi Perdagangan Hari Ini, Tapi Langsung Bangkit
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
-
Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas
-
Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi