- Anggito Abimanyu terpilih sebagai Ketua LPS 2025–2030, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Ia sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih 2024–2029
- Aset kekayaannya tercatat Rp 18,3 miliar tanpa memiliki utang, menurut laporan LHKPN 2024
Suara.com - Anggito Abimanyu terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030.
Hal ini diputuskan dalam rapat paripurna DPR RI ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Dia pun, menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa yang telah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).
Sebelum menjabat menjadi Ketua LPS, Anggito pernah menduduki jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) pada Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029, bersama dengan Suahasil Nazara serta Thomas Djiwandono.
Sebagai pejabat negara, Anggito pasti melaporkan jumlah harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.
Ia terakhir melaporkan LHKPN 2024 pada 18 Januari 2025 sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Selain itu, pria kelahiran 19 Februari 1963 ini tidak punya hutang. Namun, dia juga memiliki beberapa aset properti yang mencapai Rp 18,3 miliar.
Berikut daftar properti yang dimiliki oleh Anggito Abimanyu:
- Tanah dan Bangunan Seluas 2.039 m2/500 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, HASIL SENDIRI Rp 7.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 76 m2/76 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI Rp 1.800.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 213 m2/245 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 7.000.000.000
- Bangunan Seluas 133 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 2.500.000.000
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Anggito Abimanyu, terpilih menjadi Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Baca Juga: OJK: Asuransi yang Bermasalah Bisa Diselamatkan, Asal Ada Ini
Anggito Abimanyu ditunjuk Komisi XI DPR RI untuk menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS periode 2025-2030 usai melalui uji kelayakan dan kepatutan.
Anggito Abimanyu menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang telah dilantik menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) dalam reshuffle kabinet beberapa waktu lalu.
Ia juga pernah menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan pada tahun 2006 hingga 2009.
Pada tahun 2012-2014, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, Kementerian Agama Republik Indonesia.
Anggito Abimanyu juga sempat menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada tahun 2015-2017.
Pada tanggal 21 Oktober 2024, Anggito Abimanyu resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto Sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Sebut RUU Perampasan Aset Bikin Koruptor Ketakutan, Segera Bahas dan Disahkan!
-
Indodax Catatkan Nilai Transaksi Aset Kripto Tembus Rp 15,24 Triliun
-
Kejagung Ungkap Nilai Aset Sitaan Sawit Ilegal Kini Tembus Rp 150 Triliun
-
Kejagung Sita Aset Eks Bos Sritex Iwan Setiawan Rp510 M, Termasuk 94 Bidang Tanah Milik Megawati
-
Harga Bitcoin Tembus Lagi US$116 Ribu, Altseason Telah Tiba
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan