2. Lantai/Keramik
Bagian kedua adalah lantai atau keramik. Masalahnya bisa terjadi karena beberapa sebab yang bisa dan tidak bisa Anda hindari.
Pertama, lantai atau keramik berpotensi lembab, bocor, dan retak.
Jika saluran pembuangan rumah Anda tidak dipasang atau dirawat dengan benar, saluran tersebut mungkin tidak dapat mengalirkan air dari area di sekitar fondasi dengan baik.
Hal ini dapat menyebabkan air menggenang di sekitar fondasi dan merembes ke dalam sublantai.
Sementara jika fondasi rumah Anda retak, air dapat merembes ke dalam sublantai melalui celah-celahnya.
Kualitas keramik yang digunakan juga berperan penting dalam hal ini. Oleh sebab itu, pastikan Anda memilih keramik yang berkualitas baik.
Pastikan juga jika aliran air tidak mengalami kerusakan sehingga tidak menyebabkan keramik merembes dan lembab.
3. Atap Rumah dan Talang Air
Baca Juga: Bingung Pilih Tipe Rumah? Ini Panduan Lengkap Tipe 21, 36, 45, Hingga 70!
Atap dan talang air juga menjadi salah satu bagian rumah yang mudah mengalami kerusakan.
Beberapa di antara kerusakan yang mungkin terjadi adalah kelembapan pada langit-langit atau dinding Anda.
Umumnya, kelembapan muncul sebagai perubahan warna dan bercak-bercak gelap, dan dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti pipa atau talang air yang bocor.
Jika pipa di rumah Anda bocor, air dapat merembes ke area di sekitarnya dan menyebabkan langit-langit atau dinding menjadi lembap.
Selain itu, proses kondensasi juga sering menjadi penyebab umum kelembapan pada langit-langit dan dinding.
Ketika udara hangat bersentuhan dengan permukaan yang dingin, kondensasi dapat terbentuk. Hal ini sering terjadi pada rumah-rumah dengan insulasi yang buruk.
Atap yang dibangun dengan tidak tepat dapat menyebabkan air merembes ke dalam rumah Anda. Hal ini dapat menyebabkan langit-langit atau dinding menjadi lembap.
4. Area Kamar Mandi
Bukan rahasia lagi jika area kamar mandi juga menjadi bagian rumah yang sering mengalami kerusakan atau minimal masalah.
Masalah yang muncul bisa beragam seperti dinding berjamur, kran rusak, kamar mandi berbau dan sebagainya.
Untuk mengatasi dinding kamar mandi yang lembab dan berjamur Anda bisa memasang keramik atau menggunakan obat anti-jamur dan cat waterproof.
Sementara jika masalah kamar mandi bau, Anda bisa memasang wewangian di dalam kamar mandi.
Itulah beberapa bagian rumah yang sering mengalami kerusakan.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
Cara Ampuh Mengatasi Tembok Lembap dan Berjamur, Rumah Jadi Bersih Lagi!
-
Bingung Pilih Tipe Rumah? Ini Panduan Lengkap Tipe 21, 36, 45, Hingga 70!
-
Pentingnya Surat Keterangan Kerja Agar Pengajuan KPR Disetujui
-
Apa Itu Co Living? Tren Gaya Hidup Baru Anak Muda
-
Cara Over Kredit Cicilan Rumah Bank BTN, Apa Saja Ketentuannya?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun