- Nilai tukar rupiah terus anjlok hingga akhir pekan ini.
- Pelemahan rupiah diyakini akibat kebijakan keliru Bank Himbara.
- Menaikkan bunga deposito valas dinilai menyebabkan nilai tukar rupiah semakin terpuruk.
Suara.com - Rupiah dibuka masih menunjukkan pelemahan pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (26/9/2025), melanjutkan tren negatif yang berlangsung selama lebih dari sepekan terakhir.
Mengutip data Bloomberg pukul 10.12 WIB, indeks nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah ke level Rp16.763 per dolar AS, terkoreksi 0,09 persen. Pada saat yang sama, indeks dolar AS juga melemah 0,08 persen ke level 98,47.
Lantas berapa kurs dolar di beberapa Bank BRI, BNI, Mandiri dan BCA? Berikut daftar lengkapnya:
BRI
Dalam perdangagan hari in dj PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 09.04 WIB masing-masing sebesar dan Rp16.829 untuk e-rate . Selaim itu, BRI mematok harga beli sebesar Rp16.610 per dolar AS dan harga jual Rp16.910 per dolar AS.
Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.750 dan Rp16.780 per dolar AS pada pukul 09.06 WIB
Selain itu, Bank Mandiri menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.480 dan harga jual Rp16.830 untuk TT counter. Lalu untuk bank notes, bank pelat merah itu menetapkan harga beli sebesar Rp16.480 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp16.830 per dolar AS.
BNI
Baca Juga: Rupiah Terkapar, Ini Daftar Nilai Tukar Rupiah di 8 Bank
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk special rates pada pukul 09.20 WIB masing-masing sebesar Rp16.768 dan Rp16.803.
Berdasarkan TT counter, BNI pada pukul 09.20 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.605 dan harga jual Rp16.855. Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.605 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp16.855 per dolar AS
BCA
Sementara itu di bank swasta seperti, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada pukul 09.18 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.775 dan harga jual sebesar Rp16.795 berdasarkan e-rate. Berdasarkan TT counter, BCA pada pukul 09.10 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.645 dan harga jual Rp16.945.
Kebijakan Keliru
Sebelumnya diwartakan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi arahan pemerintah kepada bank Himbara (Himpunan Bank Negara) untuk menaikkan suku bunga deposito valuta asing (valas).
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Emas Antam Terus Diobral, Hari Ini Harganya Rp 2.810.000/Gram
-
Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935
-
Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal
-
Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar
-
IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak