- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendadak viral usai kedapatan makan siang di kantin Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Jakarta pada Rabu (1/10/2025) siang.
- Di sana Purbaya makan siang bersama Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu, Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan Rahayu Puspasari, serta beberapa staf.
- Aksi Bendahara Negara ini pun diabadikan dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram Direktorat Jenderal Pajak @ditjenpajakRI.
Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendadak viral usai kedapatan makan siang di kantin Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Jakarta pada Rabu (1/10/2025) siang.
Di sana Purbaya makan siang bersama Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu, Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan Rahayu Puspasari, serta beberapa staf.
Aksi Bendahara Negara ini pun diabadikan dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram Direktorat Jenderal Pajak @ditjenpajakRI.
"Jangan lupa makan di tempat UMKM, hidupkan sektor UMKM," kata Purbaya dalam video tersebut sembari mengacungkan jempol, dikutip Rabu (1/10/2025).
Tampak dalam video itu Purbaya makan siang dengan menu ayam cabai hijau.
"Ayam cabe ijo, pedes banget," kata Purbaya yang lagi-lagi mengacungkan jempol.
Konten itu juga menampilkan salah satu pedagang yang dipilih Purbaya untuk makan siang. Tak lupa dia berterima kasih karena sang Menkeu peduli terhadap UMKM.
"Tadi Menteri Keuangan rela untuk meluangkan waktunya untuk makan ayam penyet di sini, dan saya berterima kasih banyak atas kepeduliannya kepada UMKM," jelas sang penjual.
Seusai makan siang, Menkeu Purbaya memastikan tak ada tambahan anggaran untuk program stimulus ekonomi akhir tahun atau kuartal empat (Q4) 2025.
Baca Juga: Jurus 'Irit' Menkeu Purbaya: Stimulus Akhir Tahun Digeber, Tapi Tanpa Tambahan Anggaran Baru!
Purbaya mengatakan kalau Pemerintah lebih memilih realokasi anggaran dari pos yang sekiranya tidak mendesak atau belum bisa dijalankan di akhir tahun 2025.
"Ada yang minta digeser. Nanti saya sisir dulu. Kalau ada tempat-tempat belanja akan saya geser. Sepertinya sih akan bisa digeser," kata Purbaya kepada awak media di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Dirinya memastikan kalau Pemerintah tidak akan memberikan tambahan anggaran baru untuk program stimulus ekonomi akhir tahun.
"Tapi bukan berarti anggaran baru ya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Jurus 'Irit' Menkeu Purbaya: Stimulus Akhir Tahun Digeber, Tapi Tanpa Tambahan Anggaran Baru!
-
Menkeu Purbaya Ungkap Isi Pertemuan dengan Airlangga, Ini Bocorannya
-
Bukan Hanya Produk, Tapi Proses! Mengapa Banyak UMKM Tidak Bertahan Lama?
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Kenapa Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Disukai Publik
-
Momen Menkeu Purbaya Ancam Pertamina Malas Bikin Kilang Baru: Males-malesan, Saya Ganti Dirutnya
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
AFTECH Rilis Buku Panduan Kolaborasi Pindar-Bank Perluas Akses Kredit
-
WOOK Group Investasi Talenta Digital Lewat Beasiswa
-
Kapitalisasi Pasar Saham RI Kembali Naik Tembus Rp 14.889 triliun
-
BRI Barca Week 2026 Jadi Momentum Peluncuran BRI Debit FC Barcelona
-
DEWA Tuntaskan Buyback Saham Hampir Rp 1 Triliun, Rampung Lebih Awal
-
Pemerintah Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah, Bahlil Minta Bank Biayai Hilirisasi
-
Saham MGLV Naik 4.271 Persen, Kini Resmi Dikuasai Raksasa Data Center
-
Profil PT Hillcon Tbk (HILL), Harga Sahamnya Anjlok Parah Usai Gugatan PKPU
-
Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?
-
Saham BUMI Diborong Lagi, Target Harganya Bisa Tembus Level Rp500?