-
Harga emas batangan di Pegadaian mengalami lonjakan harga yang signifikan dan kompak di seluruh merek (Antam, Galeri 24, dan UBS).
-
Emas Antam memimpin kenaikan tertinggi, melonjak Rp43.000 (1,83%) per gram (mencapai Rp2.399.000) dalam 24 jam, jauh melampaui kenaikan Galeri 24 dan UBS.
-
Bagi investor bermodal kecil, Pegadaian menawarkan solusi Tabungan Emas, yang memungkinkan investasi dimulai dari 0,01 gram hanya dengan KTP.
Suara.com - Harga emas batangan yang diperjualbelikan melalui PT Pegadaian (Persero) naik lagi pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Seluruh jenis emas, baik Antam, Galeri 24, maupun UBS, kompak mengalami lonjakan harga yang signifikan dibandingkan posisi perdagangan sehari sebelumnya, Selasa (7/10).
Kenaikan ini mengonfirmasi status emas sebagai aset safe haven yang dicari investor di tengah fluktuasi pasar global.
Secara umum, harga emas Pegadaian hari ini menunjukkan sinyal bullish yang kuat, di mana emas batangan Antam menjadi pemimpin dengan mencetak kenaikan tertinggi, baik secara nilai absolut maupun persentase.
Antam Pimpin Kenaikan Tertinggi, Melonjak Hampir 2%
Untuk melihat seberapa agresif kenaikan harga dalam kurun waktu 24 jam terakhir, mari kita fokus pada denominasi standar 1 gram:
| Brand | Harga 8 Oktober (Rp) | Harga 7 Oktober (Rp) | Kenaikan Absolut (Rp) | Kenaikan Persentase (24 Jam) |
| Antam | 2.399.000 | 2.356.000 | 43.000 | 1,83% |
| Galeri 24 | 2.284.000 | 2.258.000 | 26.000 | 1,15% |
| UBS | 2.313.000 | 2.306.000 | 7.000 | 0,30% |
Dari perbandingan data tersebut, terungkap bahwa emas Antam tidak hanya mempertahankan posisinya sebagai emas termahal, tetapi juga mencatatkan kenaikan paling tinggi secara absolut, yakni sebesar Rp43.000 per gram.
Kenaikan tersebut setara dengan 1,83% dalam satu hari perdagangan.
Diikuti oleh Antam, emas Galeri 24 mencatatkan kenaikan yang cukup solid sebesar Rp26.000 per gram atau sekitar 1,15%.
Baca Juga: Bank Indonesia Buka Suara Disebut Jual Cadangan Emas 11 Ton
Sementara itu, emas UBS menunjukkan kenaikan yang lebih konservatif, hanya naik Rp7.000 atau 0,30% untuk denominasi 1 gram.
Lonjakan harga Antam yang jauh melampaui dua merek lainnya mengindikasikan tingginya permintaan pasar terhadap merek yang paling terpercaya dan likuid di Indonesia tersebut.
Daftar Lengkap Harga Emas Batangan di Pegadaian Hari Ini
Per 8 Oktober 2025, emas batangan Antam masih memegang predikat sebagai yang paling mahal di Pegadaian. Investor yang ingin melakukan pembelian hari ini perlu mengalokasikan dana sesuai rincian berikut:
| Denominasi (Gram) | Galeri24 (Rp) | Antam (Rp) | UBS (Rp) |
| 0,5 gram | 1.198.000 | 1.252.000 | 1.251.000 |
| 1 gram | 2.284.000 | 2.399.000 | 2.313.000 |
| 5 gram | 11.164.000 | 11.755.000 | 11.341.000 |
| 10 gram | 22.268.000 | 23.452.000 | 22.562.000 |
| 100 gram | 221.832.000 | 233.743.000 | 224.613.000 |
| 1.000 gram | 2.216.134.000 | 2.335.830.000 |
Lonjakan harga ini semakin memperlebar selisih harga antara Galeri 24 (yang cenderung paling murah) dengan Antam (yang paling mahal).
Solusi Investasi Emas Modal Kecil: Tabungan Emas Pegadaian
Bagi masyarakat di kota-kota besar yang tertarik memanfaatkan momentum kenaikan harga emas tetapi terkendala modal besar untuk membeli emas batangan secara fisik, Pegadaian menawarkan solusi Tabungan Emas.
Program ini memungkinkan investasi emas dilakukan dengan cara yang sangat terjangkau.
Skema Tabungan Emas memungkinkan pembelian emas dimulai dari bobot 0,01 gram saja. Ini sangat cocok bagi investor pemula atau generasi muda yang ingin berinvestasi secara rutin dengan modal kecil.
Syarat untuk membuka rekening Tabungan Emas di Pegadaian sangat mudah dan fleksibel. Calon nasabah hanya perlu menyiapkan:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor yang masih berlaku.
- Mengisi formulir pembukaan rekening.
- Membayar biaya transaksi pembukaan.
Dengan Tabungan Emas, investor dapat menabung sedikit demi sedikit, dan saldo emas yang terkumpul bisa dicairkan (dijual kembali) atau dicetak menjadi emas batangan fisik di kemudian hari.
Momentum kenaikan harga yang dicatatkan pada 8 Oktober ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk beralih ke investasi emas, baik dalam bentuk batangan maupun tabungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp16.754
-
Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI
-
IHSG Fluktuatif di Awal Perdagangan, Cermati Support 8.200
-
Gen Z Terjepit 'Sandwich Generation' Begini Strategi Prudential Siapkan Dana Mapan
-
Studio Toge Productions Pertimbangkan Pergi dari Indonesia Usai Ngaku 'Dipalak' Pajak
-
Strategi Live Maraton dan Konten Kreatif Jadi Kunci Dongkrak Transaksi E-Commerce di Musim Ramadan
-
Mantan Bos GoTo Bongkar Asal-Usul Dana Rp809 M di Sidang Chromebook: Hasil 32 Juta Lembar Saham Baru
-
Harga Emas Batangan di Pegadaian Rontok Semua, Bisa Borong Lebih Murah!
-
Bank Maybank Indonesia Hanya Raup Laba Rp1,66 Triliun di Tahun 2025
-
Menkeu Singgung Pajak Rakyat Bukan untuk Penghina Negara