-
Rupiah menguat tipis ke Rp16.563 per Dolar AS.
-
Mayoritas mata uang Asia juga mengalami penguatan.
-
Indeks Dolar AS melemah ke level 98,76.
Suara.com - Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.10 WIB, mata uang dibuka level Rp 16.563 per Dolar Amerika Serikat.
Adapun, Rupiah bangkit 0,05 persen atau naik 8 poin dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp 16.573 per Dolar AS. Hal ini menunjukkan mata uang garuda mulai pulih
Hal itu juga terjadi pada pergerakan mata uang di Asia cenderung menguat.
Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,28 persen, Dolar Taiwan menguat 0,20 persen, Pesso Filipina menguat 0,15 persen, Rupiah menguat 0,10 persen, Yen Jepang menguat 0,08 persen,
Lalu, Dolar Singapura menguat 0,08 persen. Diikuti oleh Dolar Hong Kong menguat 0,02 persen dan Ringgit Malaysia menguat 0,01 persen terhadap Dolar AS.
Namun, Baht Thailand dan Yuan China melemah terhadap Dolar AS pagi ini dengan pelemahan 0,30 persen dan 0,17 persen.
Sementara itu, indeks Dolar yang mencerminkan nilai tukar Dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,76, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 98,91.
Sebagai informasi, sentimen terhadap Dolar juga dibatasi oleh kekhawatiran terhadap shutdown pemerintahan AS yang kini memasuki pekan kedua.
Kondisi ini menjadi faktor bearish bagi dolar AS. Lantaran, semakin lama penutupan berlangsung, semakin besar potensi tekanan terhadap aktivitas ekonomi AS.
Baca Juga: Rupiah Masih Loyo Lawan Dolar Amerika Serikat di Sore Ini
Berita Terkait
-
IHSG Ditutup Menghijau ke Level 8.123 Terdorong Keperkasaan Rupiah
-
Rupiah Mulai Menguat, Sesuai Prediksi Menkeu Purbaya
-
Sepekan Kemarin Asing Bawa Kabur Dananya Rp 2,71 Triliun dari RI, Gara-Gara Ketidakpastian Global
-
Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Menguat Selasa Depan
-
Menkeu Purbaya Bantah Perintah Himbara Naikkan Bunga Deposito Valas
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan