- Cermati Fintech Group melalui program Cermatalks berkolaborasi dengan Privy untuk mengadakan sesi berbagi wawasan mengenai kebebasan finansial dan perencanaan tabungan yang tepat.
- Cermatalks menekankan pentingnya instrumen yang stabil, seperti emas digital, untuk mencapai tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.
- Setiap individu perlu menyesuaikan strategi keuangannya mengingat adanya perbedaan kebutuhan dan aspirasi.
Suara.com - PT Dwi Cermat Indonesia (Cermati Fintech Group) kembali menyelenggarakan Cermatalks, sebuah sesi berbagi dan diskusi yang bertujuan memperluas wawasan mengenai topik-topik finansial. E
disi kali ini terasa istimewa karena Cermati bekerja sama dengan Privy, perusahaan teknologi penyedia solusi identitas digital dan tanda tangan elektronik tersertifikasi.
Agenda kolaboratif ini dilaksanakan pada 1 Oktober 2025, bertempat langsung di kantor Privy di CIBIS NINE, Jakarta Selatan.
Sesi Cermatalks berfokus pada pembahasan mengenai kebebasan finansial, manfaat yang didapat, dan langkah-langkah praktis untuk mencapainya.
Diskusi menyimpulkan bahwa mencapai kebebasan finansial tidak selalu memerlukan langkah ekstrem, melainkan cukup dengan menetapkan tujuan yang jelas dan memiliki perencanaan keuangan yang terstruktur.
Setiap individu perlu menyesuaikan strategi keuangannya mengingat adanya perbedaan kebutuhan dan aspirasi.
Beberapa instrumen keuangan yang diperkenalkan dalam forum tersebut sebagai pilihan untuk dana darurat maupun tabungan terarah mencakup deposito, surat berharga, saham, reksa dana, kripto, hingga emas digital.
Emas digital menjadi sorotan utama dalam forum ini sebagai instrumen menabung yang dinilai relatif stabil dan aman.
Instrumen ini dianggap cocok untuk merealisasikan berbagai rencana keuangan, seperti persiapan biaya liburan, perjalanan umrah, hingga ibadah haji, yang umumnya memerlukan perencanaan finansial yang matang.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tunggu Pimpinan BTN Menghadap, Penyaluran Dana Paling Minim di Antara Bank Himbara
Darwin Soesanto, Direktur Cermati Invest, menyatakan apresiasi atas kerja sama ini, menyoroti pentingnya sesi diskusi yang relevan dengan kebutuhan pekerja dalam pengelolaan tabungan.
Ia menambahkan bahwa melalui instrumen yang tepat, seperti emas digital, tujuan finansial dapat dicapai dengan aman. Emas digital memberikan fleksibilitas karena mudah dicairkan untuk dana darurat dan memiliki opsi cetak fisik.
Senada dengan itu, Sianita Tomara, VP of HR Cermati Fintech Group, menjelaskan bahwa program Cermatalks dirancang untuk edukasi finansial, menjalin relasi lintas perusahaan, serta meningkatkan engagement karyawan.
Dari pihak Privy, Rahmawati, Senior Vice President HR, General Affairs, & Procurement, menyambut baik kolaborasi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa karyawan Privy (Privysquad) mendapatkan pemahaman mengenai elemen-elemen penting dalam perencanaan keuangan, termasuk cash flow management, pengelolaan dana darurat, dan pemilihan instrumen investasi yang akurat.
Privy meyakini bahwa peningkatan literasi dan edukasi mengenai produk investasi digital akan memperkuat ekosistem keuangan dan inklusi di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram