- Emiten sawit BWPT melalui anak usahanya PT Singaland Asetama (SGA), berhasil meraih juara pertama dalam ajang bergengsi SDG Innovation Pitch Showcase.
- Forum internasional yang digelar berbarengan dengan Sidang Umum PBB Tahunan di New York ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan terkemuka dari 15 negara.
- BWPT, sebagai wakil Indonesia, sukses mengungguli raksasa global seperti Tesco, Hermes, Volkswagen Truck & Bus hingga Lenovo.
Suara.com - Nama Indonesia berkibar di panggung dunia! PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), melalui anak usahanya PT Singaland Asetama (SGA), berhasil meraih juara pertama dalam ajang bergengsi SDG Innovation Pitch Showcase di rangkaian agenda UN Global Compact Leaders Summit 2025.
Forum internasional yang digelar berbarengan dengan Sidang Umum PBB Tahunan di New York ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan terkemuka dari 15 negara. BWPT, sebagai wakil Indonesia, sukses mengungguli raksasa global seperti Tesco (Inggris), Hermes (Prancis), Volkswagen Truck & Bus (Meksiko), hingga Lenovo (Tiongkok).
Penghargaan tertinggi ini diberikan atas inovasi cemerlang mereka yang bertajuk: “Green Carbon Black: Rewind – Recycling Waste into Decarbonization”.
Inovasi ini mengubah masalah limbah menjadi solusi hijau. BWPT mampu mengolah tandan kosong kelapa sawit menjadi bio-oil, yang kemudian menjadi bahan baku untuk karbon hitam ramah lingkungan. Produk ini merupakan alternatif pengganti bahan baku berbasis minyak bumi yang banyak digunakan di industri otomotif, karet, cat, dan manufaktur lainnya.
Inovasi ini lahir dari sinergi apik antara BWPT dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), membuktikan kolaborasi dunia usaha dan lembaga riset nasional mampu menciptakan solusi berdampak global.
CEO BWPT, Henderi Djunaidi, menegaskan bahwa kemenangan ini tak lepas dari komitmen perusahaannya terhadap keberlanjutan dan pemberdayaan generasi muda.
“Keberlanjutan hanya dapat dicapai bila kita memberdayakan talenta muda untuk tumbuh sebagai profesional sekaligus diberi ruang berinovasi. BWPT berkomitmen pada implementasi ESG sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang,” ujar Henderi di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Tim inovator muda BWPT terdiri dari Fadli Dermawan, Francesco Andrew, Jeffry Purwanto, dan Diana Sinurat berhasil memukau dewan juri dengan keunggulan dalam kriteria relevansi, dampak terhadap enam target SDG (termasuk Aksi Iklim dan Inovasi Industri), serta keberlanjutan bisnis.
Kemenangan ini bukan sekadar piala bagi perusahaan, tetapi penegasan posisi Indonesia sebagai motor penting dalam pembangunan berkelanjutan global, terutama melalui inovasi dari sektor perkebunan sawit. BWPT berharap capaian ini menginspirasi lebih banyak perusahaan Indonesia untuk unjuk gigi di kancah internasional.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan TNI Kawal Kejagung Sita 100 Ribu Ha Sawit Ilegal yang 18 Tahun Mangkrak!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Mentan Amran Keluarkan Ancaman Tanggapi Keluhan Terkait Impor Sapi
-
LPS: Bunga Penjaminan Simpanan Bank Masih 3,5 Persen
-
Nego dengan Gubernur Papua, Bahlil Jamin Divestasi Saham Freeport Rampung Kuartal I-2026
-
Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga
-
Bahlil Mau Stop Impor BBM di 2027, Harganya Bisa Murah?
-
Pedagang Dilarang Naikkan Harga, Bos Bapanas Ungkap Stok Beras 3,3 Juta Ton
-
Bahlil Dukung Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe, KLH Dorong ke Bareskrim
-
Bidik Laba Rp 100 M, Emiten IFSH Mau Akuisi Tambang Nikel Tahun Ini
-
Garap Banyak Film, Emiten Hiburan IRSX Bidik Pendapatan Tumbuh 200% di 2026
-
Bahlil Jamin Sumur Rakyat Mulai Bisa Beroperasi Secara Legal