-
Laba bersih 9M25 turun 10% yoy, tetapi fee-based income 3Q25 sentuh rekor Rp 7,2 T.
-
Kredit korporasi tumbuh 15% yoy dan credit cost longgar di 72 bps.
-
BNI Sekuritas upgrade rating 3 bulan menjadi Buy karena prospek dividend yield 8%.
Meskipun rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) meningkat 3 ppt qoq menjadi 93% (menandakan penyaluran kredit yang lebih agresif), peningkatan NIM tetap terbatas.
Selain itu, rasio dana murah (CASA ratio) turun menjadi 69%, sebagian besar disebabkan oleh masuknya deposit atau simpanan dari Kementerian Keuangan (MoF deposit inflows) yang bersifat jangka pendek.
Melihat kinerja yang in line serta fundamental yang didukung oleh kualitas aset yang solid, BNI Sekuritas memutuskan untuk meng-upgrade rating jangka 3 bulan saham bank ini menjadi Buy (Beli).
Sementara itu, rekomendasi jangka 12 bulan dipertahankan di level Hold (Tahan), dengan target harga (Target Price/TP) sebesar Rp 4.700.
Alasan utama upgrade rating jangka pendek adalah hasil yang sesuai ekspektasi dan prospek dividen yield yang menarik untuk Tahun Fiskal 2025 (FY25F) sebesar 8% (dengan rasio pembayaran payout 65%).
Angka dividend yield 8% ini jauh lebih tinggi dibandingkan yield obligasi pemerintah 10 tahun yang berada di level 6%, menjadikannya pilihan investasi yang menarik untuk akumulasi dalam waktu dekat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat
-
ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional
-
Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS
-
BBM di Shell Kembali Langka? Ini Kata ESDM
-
CORE: Pimpinan OJK yang Baru Harus Berani Tindak Emiten Bermasalah
-
Ramai Spekulasi di Pasar Modal Setelah Pimpinan OJK Mundur Berjemaah
-
Harga Emas Pegadaian Turun di Sabtu 31 Januari
-
Harga Emas Antam Anjlok Dalam di Sabtu Pagi