- Kenaikan gaji pensiunan 12% pasti, namun pencairannya masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) terbaru disahkan.
- PT Taspen membantah isu rapel cair akhir tahun, karena pembayaran baru bisa dilakukan setelah PP terbit.
- Pensiunan diimbau memantau info dari sumber resmi dan waspada terhadap penipuan terkait pencairan gaji.
Suara.com - Kabar kenaikan gaji pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2025 menjadi angin segar yang paling dinantikan.
Namun, di tengah penantian, muncul berbagai informasi simpang siur yang membuat para purna bakti bertanya-tanya: kapan sebenarnya dana tersebut akan cair? Mari kita bedah faktanya, memisahkan antara harapan dan realita yang ada.
Kabar baiknya, kenaikan gaji pensiunan sebesar 12% memang sudah dikonfirmasi oleh pemerintah. Namun, kepastian pencairannya masih menjadi teka-teki.
Isu yang beredar menyebutkan rapelan akan cair pada pertengahan November hingga awal Desember 2025, namun benarkah demikian?
Peraturan Pemerintah (PP) yang Ditunggu
Segala penantian ini bermuara pada satu dokumen krusial yaitu Peraturan Pemerintah (PP) terbaru yang akan menjadi payung hukum pencairan dana tersebut.
Tanpa PP yang sah dan ditandatangani oleh Presiden, mustahil bagi lembaga penyalur seperti PT Taspen untuk mentransfer kenaikan gaji tersebut.
Hingga pertengahan November 2025, gaji yang diterima para pensiunan maupun PNS aktif masih mengacu pada regulasi lama, yakni PP Nomor 5 Tahun 2024.
Artinya, selama belum ada aturan baru yang terbit, nominal yang masuk ke rekening masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya.
Sinyal Kemenkeu vs Pernyataan Tegas Taspen
Di sinilah letak kebingungan publik. Di satu sisi, ada sinyal positif dari pemerintah yang memberikan harapan.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Lulusan SMA Bisa Melamar jadi Petugas Bea Cukai
Kementerian Keuangan memproyeksikan bahwa rapel gaji pensiunan dapat cair antara akhir November hingga awal Desember 2025.
Rapel ini merupakan akumulasi selisih kenaikan 12% yang dihitung sejak Januari hingga November 2025.
"Pemerintah ingin memastikan para pensiunan juga mendapatkan manfaat dari kebijakan penyesuaian gaji, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama bertugas,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah keterangan resmi.
Namun, di sisi lain, PT Taspen (Persero) sebagai operator yang bertugas menyalurkan dana pensiun memberikan pernyataan yang lebih hati-hati.
Melalui kanal media sosial resminya, Taspen menegaskan bahwa informasi pencairan rapelan pada November atau awal Desember 2025 adalah tidak benar.
Pihak Taspen secara konsisten menyatakan bahwa pencairan baru bisa dilakukan setelah PP terbaru resmi disahkan oleh Presiden.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Lulusan SMA Bisa Melamar jadi Petugas Bea Cukai
-
Rapel Gaji PNS dan PPPK Mulai Cair November? Cek Mekanismenya
-
Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi
-
Gaji Pensiunan ASN, TNI Dan Polri Taspen Naik Tahun 2025: Cek Faktanya
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas
-
BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah
-
19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum
-
Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket