- Peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi harus ditingkatkan dengan ekosistem digital.
- Grab Indonesia sendiri mengklaim cara ini telah membuka peluang 4,6 juta ekonomi baru.
- Perusahaan pun berniat untuk terus memperkuat program digitalisasi UMKM.
Suara.com - Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak utama perekonomian nasional kembali diperkuat melalui ekosistem digital.
Grab Indonesia menunjukkan kontribusi masifnya dengan mengklaim telah membuka lebih dari 4,6 juta peluang ekonomi baru sejak 2018 hingga 2024, didorong oleh program digitalisasi UMKM.
Komitmen tersebut diwujudkan terbaru melalui partisipasi Grab dalam gelaran perdana “Koplo Keliling (KOPLING) 2025,” sebuah festival musik dan UMKM yang diinisiasi oleh Kementerian UMKM. Acara yang digelar pada 8–9 November 2025 di Gambir Expo dan berlanjut di Stadion Pakansari, Cibinong, ini menjadi ruang kolaborasi nyata antara industri kreatif dan ekonomi rakyat.
Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia, menegaskan bahwa kehadiran Grab di KOPLING 2025 adalah bukti bahwa teknologi dan budaya dapat berjalan beriringan untuk menciptakan kesempatan yang merata.
"Bagi kami, digitalisasi bukan sekadar soal transaksi, tapi tentang menciptakan kesempatan yang merata bagi setiap individu untuk tumbuh bersama. Kami percaya kolaborasi seperti ini menjadi kunci agar lebih banyak pelaku UMKM dapat naik kelas dan menjadi bagian dari ekonomi digital Indonesia,” ujar Neneng dalam keterangannya.
Dalam acara tersebut, Grab menampilkan 10 perwakilan Mitra Merchant unggulan dari kategori Resto Legendaris, memberikan mereka akses langsung kepada konsumen dan networking dengan komunitas kreatif yang lebih luas. Ratusan Mitra Pengemudi roda dua juga dihadirkan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung ekosistem UMKM.
Dampak nyata dari peran Grab sebagai mitra pertumbuhan UMKM tidak hanya terlihat dari jumlah peluang ekonomi yang tercipta, tetapi juga dari dukungan permodalan.
Ekosistem Grab tercatat telah menyalurkan lebih dari Rp6 triliun pembiayaan usaha kepada lebih dari 445.000 Mitra dan UMKM melalui program seperti GrabModal Mantul dan OVO Modal Usaha.
Selain itu, Grab juga fokus pada peningkatan kapasitas melalui GrabAcademy yang menyediakan pelatihan digital, pengelolaan keuangan, dan kewirausahaan dan juga program Kota Masa Depan yang berhasil membantu lebih dari 200.000 UMKM di 15 kota kecil untuk go digital.
Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Ekspansi Layanan Treasury untuk Dorong Percepatan Ekonomi Nasional
Melalui kolaborasi publik dan swasta pada Festival KOPLING, Grab berharap dapat mempercepat transformasi digital Indonesia menjadi lebih inklusif. Sebab, ketika setiap mitra berkembang, dampaknya akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Content CreatorDikenakan Zakat Profesi, Ekonom INDEF: Penetapan Bukan Berdasar Popularitas
-
KRL Jadi Andalan Libur Nataru, 15 Juta Penumpang Tercatat
-
Implementasi Inpres 2/2025, Pembangunan Irigasi Tahap I Capai 99,93 Persen
-
Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket
-
RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara
-
Saat Stabilitas Tak Cukup: Alarm Dini Ekonomi Indonesia 2025
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik