- PT Bank Central Asia (BBCA) mengumumkan dividen interim tunai Rp55 per saham untuk tahun buku 2025.
- Pembagian dividen ini telah disetujui dalam RUPST 12 Maret 2025 dan akan dibayar 22 Desember 2025.
- BCA membagikan dividen didukung laba bersih tumbuh 5,7% serta menjaga ekspansi bisnis dan layanan teknologi.
Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan segera membagikan dividen interim tunai kepada para pemegang sahamnya.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis di keterbukaan Bursa Efek Indonesia, Selasa (25/11/2025), BCA memutuskan untuk membagikan dividen interim sebesar Rp55 per lembar saham untuk tahun buku 2025.
Keputusan pembagian dividen interim ini telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BCA yang diselenggarakan pada 12 Maret 2025.
Total dividen interim tunai tersebut dijadwalkan akan didistribusikan kepada pemegang saham pada tanggal 22 Desember 2025.
Jadwal Pembagian Dividen BBCA
Pembayaran dividen interim tunai ini akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal 4 Desember 2025 pada pukul 16.00 WIB.
Berikut adalah jadwal penting terkait pembagian dividen interim BBCA:
Tanggal Cum Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi): 2 Desember 2025
Tanggal Cum Dividen (Pasar Tunai): 4 Desember 2025
Baca Juga: Prospektus PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO): Detail IPO dan Jadwal
Tanggal Pembayaran Dividen Interim Tunai: 22 Desember 2025
Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dividen interim akan didistribusikan oleh KSEI melalui Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian tempat pemegang saham membuka rekening efek.
Manajemen BCA menekankan bahwa pembagian dividen interim di tengah kebutuhan ekspansi bisnis dan belanja teknologi layanan nasabah merupakan sinyal kuat komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara bagi hasil kepada investor dan penguatan layanan.
"Pembagian dividen interim tunai ini menunjukkan komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada para pemegang saham, sebagai hasil atas kinerja perusahaan yang positif,” tulis pengumuman BCA.
Keputusan pembagian dividen ini didukung oleh kinerja finansial BCA yang cemerlang. Laba bersih BCA dan entitas anak tumbuh 5,7% secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai Rp43,4 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2025.
Selain laba yang bertumbuh, likuiditas dan permodalan perseroan juga tetap berada pada level yang memadai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor
-
IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran
-
Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis
-
Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah