- TRON dan TransJakarta berkolaborasi strategis untuk memodernisasi halte TransJakarta menjadi Smart Halte berbasis teknologi.
- Pengembangan Smart Halte bertujuan meningkatkan layanan dengan informasi real-time, keamanan, dan efisiensi operasional TransJakarta.
- Inisiatif ini membuka peluang pendapatan baru non-tiket melalui ekosistem digital pada halte yang dimodernisasi.
Suara.com - Emiten teknologi, PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON) bakal menyulap halte-halte TransJakarta menjadi lebih modern dan penuh teknologi. Hal ini setelah perseroan menjalin kolaborasi strategis dengan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta)..
Kerja sama ini menegaskan komitmen TRON dan TransJakarta dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Selain mendorong inovasi layanan, kolaborasi ini juga membuka peluang bisnis baru di sektor teknologi dan energi terbarukan.
Melalui kolaborasi tersebut, kedua pihak akan menjajaki pengembangan Smart Halte dan Infrastruktur Digital Terintegrasi di seluruh jaringan TransJakarta.
Smart Halte ini dirancang untuk menghadirkan layanan yang lebih aman, nyaman, efisien, dan real-time, mulai dari informasi perjalanan akurat, peningkatan keamanan, hingga pengalaman penumpang yang lebih modern.
Tak hanya meningkatkan kualitas layanan, inisiatif ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan aset TransJakarta sehingga menghasilkan sumber pendapatan baru (non-fare box revenue).
Smart Halte nantinya akan menjadi wadah bagi ekosistem digital, seperti ruang iklan digital, jaringan konektivitas, vending dan retail mikro, hingga layanan logistik last-mile.
Direktur Utama TRON, David Santoso, mengatakan, kerja sama memperluas portofolio perseroan di sektor mobilitas cerdas Indonesia.
"Kami tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi membangun fondasi jangka panjang untuk transformasi transportasi perkotaan. Kolaborasi dengan Transjakarta ini menjadi katalis untuk memperluas portofolio kami dan membuka peluang investasi yang prospektif, sejalan dengan visi kami menjadi pemimpin ekosistem Smart Mobility dan Smart City di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Sementara itu, Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, mengatakan kolaborasi ini bisa meningkatkan kualitas layanan transportasi publik dan mempercepat adopsi teknologi digital.
Baca Juga: Fundamental, PANI jadi Salah Satu Emiten Properti Terkuat di Pasar Modal
"Dengan integrasi sistem yang lebih canggih dan infrastruktur yang lebih modern, kami optimistis transformasi ini akan memperkuat keandalan operasional dan menghadirkan pengalaman transportasi publik yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi warga Jakarta," imbuhya.
Kerja sama strategis ini sekaligus memperkokoh posisi TRON dalam ekosistem mobilitas terintegrasi dan energi terbarukan—dua sektor yang mengalami pertumbuhan pesat di Asia Tenggara.
Proyek ini menjadi pijakan penting bagi ekspansi bisnis TRON, termasuk pengembangan IoT, solusi data untuk infrastruktur transportasi, pembangunan SPKLU, skema pendapatan berulang berbasis OPEX leasing, hingga peluang replikasi proyek di berbagai kota besar Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?
-
Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital
-
Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China
-
Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor
-
Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta
-
Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret
-
Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI
-
Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya
-
Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO