- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempuh S1 Teknik Elektro ITB, kemudian bekerja lima tahun di Schlumberger Overseas sebelum melanjutkan S3 Ekonomi di Purdue University, AS.
- Purbaya hampir dicerai istrinya, Ida Yulidina, karena kesulitan belajar Ekonomi dan sempat berencana pulang, namun akhirnya belajar lebih giat dengan bantuan istri.
- Meskipun merasa kurang bekal latar belakang ekonomi, Purbaya berhasil menyelesaikan studi doktoralnya di Purdue University dengan predikat lulus tercepat.
"Jadi kita kurangi. 'Ya sudah, saya belajar lagi, tapi kamu bantu saya.' 'Iya saya bantu kamu.'," lanjutnya menceritakan dialog dengan istri.
Menkeu Purbaya pun mulai belajar lebih giat, yang mana dia sudah di perpustakaan sejak jam 8 pagi hingga selesai pukul 12 malam. Waktu makan pun terpaksa ia kurangi demi belajar.
Sang istri membantunya dengan membawa bekal agar makan lebih cepat. 15 menit habis untuk makan siang maupun malam, Purbaya melanjutkan belajar di perpustakaan.
Lebih lanjut Purbaya mengakui kalau dirinya termasuk bodoh di jurusan itu karena setelah S1 langsung kuliah S3. Meski begitu, ia mengklaim sukses karena lulus paling cepat dibanding teman-temannya.
"Saya masuk tuh paling bodoh, karena saya S1 langsung S3, enggak pernah ambil S2 ekonomi. Bahkan enggak tahu istilah ekonomi. Tapi saya lulus paling cepat dibanding teman-teman yang lain. Lumayan lah hasilnya. Sepertinya lulusnya paling pintar dibanding yang lain," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ujian Berat di Luar Lapangan, Tahun 2025 Jadi Momen Penuh Duka bagi Pratama Arhan
-
Jule dan Na Daehoon Resmi Cerai: Hak Asuh Tiga Anak Diberikan ke Ayah
-
Purbaya Mau Ubah Skema Distribusi Subsidi, Ini kata ESDM
-
Menkeu Purbaya Pertimbangkan Tambah Anggaran TKD ke Pemda 2026, Ini Syaratnya
-
Purbaya Resmikan Rusun ASN Kemenkeu Rp 54 Miliar di Bali, Biaya Sewa per Bulan Rp 300 Ribu
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju