President Director Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo di Jakarta, Rabu (3/12/2025). [Suara.com/Dythia]
Baca 10 detik
- Keluarga mapan di Indonesia menghadapi urgensi perencanaan warisan untuk menjamin kontinuitas kekayaan antar generasi.
- Sun Life dan CIMB Niaga merespons dengan edukasi dan peluncuran produk asuransi dolar AS untuk diversifikasi aset.
- Studi menunjukkan mayoritas keluarga mapan memprioritaskan stabilitas ekonomi, namun baru sedikit yang formal merencanakan warisan.
Sun Life Indonesia dan CIMB Niaga turut memperkenalkan dua solusi proteksi berdenominasi dolar Amerika Serikat, yakni X-Tra Proteksi Waris USD dan Asuransi Sun Prosperity Prime (Si Super).
Dua instrumen ini dirancang untuk menjawab kebutuhan keluarga yang ingin mengelola rencana waris, diversifikasi aset dalam mata uang global, hingga mendukung tujuan finansial jangka panjang.
"Melalui X-Tra Proteksi Waris USD dan Asuransi Sun Prosperity (Si Super) kami tidak hanya menawarkan produk asuransi, tetapi solusi inovatif yang memungkinkan keluarga mapan dan pelaku bisnis Indonesia dapat memastikan legacy mereka tidak hanya terlindungi, tetapi juga terus bertumbuh," pungkas Noviady.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
-
Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga
-
Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026
-
Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini
-
Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!
-
BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal
-
Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC
-
Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228
-
Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri