- Ketegangan China–Jepang ancam jalur dagang vital Indonesia.
- Konflik Asia Timur berisiko guncang rantai pasok RI.
- Indonesia perlu netral dan lindungi ekonomi nasional.
“Tidak condong ke AS atau Beijing, tapi bisa sedikit miring ke China itu yang diinginkan China,” ujarnya.
Meski demikian, Prof Banyu tetap mendukung sikap netral Indonesia.
Sementara itu, Chaula Rininta Anindya, PhD, dari Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa pola respons China ini bukan hal baru. Beijing kerap memadukan tekanan diplomatik, ekonomi, dan militer, seperti yang terjadi saat konflik THAAD dengan Korea Selatan satu dekade lalu.
Dalam situasi yang semakin panas ini, Indonesia harus menjalankan strategi ambiguitas strategis, memperkuat ekonomi, dan menjaga stabilitas rantai pasok, sambil tetap berpegang pada prinsip bebas aktif.
Ketegangan China–Jepang bukan hanya konflik dua negara besar melainkan sinyal pergeseran keseimbangan kekuasaan Asia Timur yang dampaknya sudah terasa di jantung ekonomi Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Turun Drastis, Daging Sapi Naik
-
Kenaikan Harga Emas di Pegadaian, Beli Kemarin Sudah Dapat Untung Banyak