- Menteri PKP menyampaikan 139.485 rumah rusak akibat bencana di tiga provinsi Sumatera pada 15 Desember 2025.
- Total korban meninggal dunia akibat bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar mencapai 1.030 jiwa per Senin (15/12/2025).
- Pemerintah berencana membangun 2.500 rumah siap huni menggunakan sumber pendanaan di luar alokasi APBN.
Suara.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkapkan dampak bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera menyebabkan kerusakan ratusan ribu rumah warga.
Data tersebut disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).
Pria yang akrab disapa Ara ini menyebutkan total rumah terdampak tersebar di 3 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Kerusakan yang terjadi mencakup kategori ringan, sedang, berat, hingga rumah yang hanyut akibat bencana.
"Total, Bapak Presiden, yang ringan, sedang, rusak berat, dan hanyut, total 139.485 (rumah rusak). Data per hari Minggu, 14 Desember 2005, jam 05.00 sore," ujarnya.
Di Provinsi Aceh, jumlah rumah terdampak tercatat paling besar. Rinciannya, sebanyak 38.553 rumah mengalami kerusakan ringan, 22.204 rusak sedang, 35.517 rusak berat, serta 4.295 rumah dilaporkan hanyut. Total rumah rusak di Aceh mencapai 100.569 unit.
Sementara itu, di Sumatera Utara tercatat 19.936 rumah rusak ringan, 4.304 rumah rusak sedang, 4.351 rumah rusak berat, dan 1.135 rumah hanyut. Dengan demikian, total rumah terdampak di provinsi tersebut mencapai 29.766 unit.
Adapun di Sumatera Barat, jumlah rumah rusak ringan tercatat sebanyak 5.634 unit, rusak sedang 1.174 unit, rusak berat 1.577 unit, dan 765 rumah hanyut. Secara keseluruhan, terdapat 9.150 rumah terdampak di wilayah tersebut.
"Di Sumatera Barat, 5.634 rumah] yang rusak ringan, rusak sedangnya 1.174, rusak berat 1.577, hanyut 765. Total terdampak 9.150 (rumah)," kata Ara.
Sebagai langkah penanganan, pemerintah berencana membangun 2.500 rumah siap huni bagi warga terdampak bencana di Sumatera. Pembangunan hunian tersebut akan dialokasikan dari sumber pendanaan di luar anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Baca Juga: Pilu di Balik Bendera Putih Warga Aceh Terdampak Bencana
Di sisi lain, dampak bencana juga tercermin dari bertambahnya jumlah korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali meningkat.
Hingga Senin (15/12/2025), total korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.030 jiwa, atau bertambah 14 orang dibandingkan hari sebelumnya. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pada Minggu (14/12/2025) jumlah korban tewas tercatat sebanyak 1.016 jiwa.
Penambahan korban tersebut berasal dari tujuh orang di Aceh, 6 orang di Sumatra Utara, dan satu orang di Sumatera Barat. BNPB bersama kementerian dan pemerintah daerah terus melakukan pendataan serta penanganan darurat di wilayah terdampak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
Terkini
-
Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia
-
Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026
-
Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang
-
International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan
-
Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun
-
Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional
-
Purbaya Serang Ekonom TikTok: Cuma Sensasi, Enggak Pernah Belajar Ekonomi
-
Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Alternatif Masih 'Ecek-ecek', Pemudik Jadi Korban?
-
Gandeng BUMN, Peruri Lepas 13 Bus Mudik Gratis Menuju Semarang, Yogya, hingga Solo
-
Heboh Tiket Pesawat Tembus Rp 202 Juta, Garuda Indonesia Buka Suara