- Pemerintah menyiapkan pembiayaan Rp10 triliun melalui KUR untuk mendorong pengembangan gig economy berbasis inovasi digital.
- Pelaku gig economy dapat mengajukan plafon KUR awal hingga Rp500 juta dengan suku bunga rendah enam persen.
- Dukungan ini bertujuan mengakselerasi ekonomi nasional dan menciptakan lapangan kerja baru di 15 kota.
Suara.com - Pemerintah menyiapkan skema pembiayaan khusus untuk mendorong pengembangan gig economy sebagai bagian dari strategi akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Dukungan pembiayaan tersebut disalurkan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai mencapai Rp10 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, pembiayaan KUR disiapkan untuk mendukung anak muda dan pelaku gig economy yang mengembangkan proyek berbasis inovasi dan teknologi digital.
“Khusus untuk gig economy ini, nanti dengan Pak Menteri Ekraf kami sudah siapkan kredit usaha rakyat besarnya 10 triliun,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Ia menjelaskan, pembiayaan KUR dapat dimanfaatkan oleh pelaku gig economy yang berkumpul untuk mengembangkan proyek.
Skema ini dirancang agar proyek yang telah berjalan dapat memperoleh dukungan modal dari pemerintah.
“Jadi bagi gig economy, bagi pemuda yang berkumpul untuk mengembangkan proyek, begitu proyeknya dapat, itu pemerintah bisa biayai,” kata Airlangga.
Airlangga menyebut, plafon pembiayaan KUR untuk gig economy mencapai Rp500 juta dengan tingkat bunga yang relatif rendah.
Skema tersebut diharapkan mampu menjangkau pelaku usaha berbasis proyek di sektor digital.
Baca Juga: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp3,5 Triliun di Akhir 2025
“Bunganya hanya 6 persen, jumlahnya 500 juta,” ujarnya.
Menurut Airlangga, pemerintah juga membuka peluang pembiayaan dengan nilai lebih besar jika proyek yang dikembangkan memiliki kebutuhan modal di atas batas awal.
“Tapi nanti kalau ada use case, ada case lebih dari 500 juta, kita beli juga, kita buka,” kata dia.
Ia mencontohkan, skema pembiayaan serupa telah diterapkan pada sektor lain dengan plafon yang lebih tinggi. Pendekatan berbasis kebutuhan proyek dinilai dapat mempercepat realisasi usaha.
“Sama seperti untuk di properti, karena ada use case untuk kredit perumahan, KUR-nya kita bisa sampai 5 miliar,” ujarnya.
Selain itu, Airlangga juga menyebut pembiayaan KUR pada sektor alat dan mesin pertanian yang telah berjalan dengan plafon mencapai Rp2 miliar.
Pemerintah menilai, dukungan pembiayaan menjadi salah satu prasyarat agar ekosistem gig economy dapat berkembang dan berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda.
Airlangga menyampaikan, pengembangan gig economy menjadi bagian dari target program Presiden untuk akselerasi ekonomi nasional di berbagai daerah.
“Target dari program presiden untuk akselerasi ekonomi ini yang ke-8 ini adalah gig economy di 15 kota,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Partai Komunis China Guyur Investasi Rp 36,4 Triliun ke Indonesia, Untuk Apa Saja?
-
Biar Masyarakat Tak Mudah Tertipu Soal Keuangan, Pemerintah Bentuk Lembaga Baru DNKI
-
Serapan Baru 70 Persen, Belanja Pemerintah Dikebut di 1 Bulan Terakhir 2025
-
Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen, Kalah Optimistis dari Purbaya
-
Mantri BRI Dipuji Menteri UMKM Saat Kena Sidak KUR UMKM
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang