- Menteri Keuangan menempatkan dana SAL Rp 276 triliun ke perbankan untuk dorong pertumbuhan ekonomi nasional.
- Penempatan dana Rp 200 triliun di Himbara telah berhasil menurunkan suku bunga deposito secara signifikan pada November 2025.
- Kemenkeu akan koordinasi erat dengan Bank Indonesia agar transmisi kebijakan sukses menurunkan suku bunga kredit ke sektor riil.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) sebesar Rp 276 triliun ke perbankan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Diketahui Menkeu Purbaya menempatkan dana SAL Rp 200 triliun ke Himpunan Bank Negara (Himbara) meliputi BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan BSI. Ia lalu menambahkan Rp 76 triliun lagi ke Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank Jakarta.
"Penempatan kas negara sebesar Rp 200 triliun di bank umum diharapkan memperkuat likuiditas sistem keuangan dan sudah memperkuat. Dampaknya telah terlihat dari penurunan signifikan suku bunga deposito, yang kami yakin segera diikuti penurunan suku bunga kredit lebih signifikan lagi," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Berdasarkan paparan Purbaya, suku bunga deposito satu bulan turun dari 4,33 persen pada September, menjadi 4,14 persen di November 2025.
Sedangkan untuk suku bunga kredit penurunannya lebih lambat, dari 9,20 persen pada Januari 2025 menjadi 8,96 persen di November 2025.
Maka dari itu Purbaya bakal terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) agar prospek ekonomi Indonesia ke depan semakin membaik.
"Jadi prospek ekonomi kita ke depan akan semakin bagus lagi. Kami dengan bank sentral sekarang lebih dekat koordinasinya dibanding sebelum-sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, transmisi kebijakan ini diharapkan semakin kuat sehingga penurunan suku bunga kredit dapat mendorong pembayaran yang lebih efisien dan mempercepat likuiditas ke sektor riil," jelasnya.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Balas Ramalan Bank Dunia
-
6 Perbedaan Tabungan Konvensional dan Syariah, Mana yang Lebih Sesuai untuk Anda?
-
Purbaya Klaim Investor Asing Makin Banyak Tanam Modal ke Indonesia, Ini Buktinya
-
RUPSLB Bank Mandiri Mau Ganti Susunan Pengurus, Ini Bocorannya
-
LPDB Koperasi Akselerasi Penyelesaian NRB Lewat Sinergi Pusat dan Daerah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026