Bisnis / Ekopol
Minggu, 04 Januari 2026 | 08:30 WIB
Donald Trump [Instagram/realDonaldTrump]
Baca 10 detik
  • Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolas Maduro, kemudian Trump berencana menguasai sektor energi Venezuela.
  • Rencana pengambilalihan energi AS memicu kecaman keras dari China, Rusia, dan Iran atas pelanggaran kedaulatan.
  • Wali Kota New York dan PBB menyuarakan keprihatinan mendalam mengenai intervensi militer sepihak tersebut.

Respon PBB, Uni Eropa, dan Negara Sahabat

Dari sisi kemanusiaan, Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, mengaku alarm atas intervensi militer ini. PBB mendesak semua pihak untuk menahan diri guna mencegah jatuhnya korban sipil lebih lanjut.

Uni Eropa, melalui Kaja Kallas, bersikap lebih hati-hati. Meskipun mengakui bahwa Maduro kekurangan legitimasi, Uni Eropa menekankan bahwa segala proses transisi kekuasaan harus menghormati hukum internasional dan dilakukan secara damai.

Load More