- Pi Coin menghadapi ketidakpastian di awal 2026 setelah mengalami tren koreksi harga signifikan sejak peluncuran resmi Februari lalu.
- Secara teknikal, PI perlu menembus level resistensi $0,273 dan $0,662 untuk mengonfirmasi pemulihan harga yang berkelanjutan.
- Kenaikan harga Pi Coin masih berpeluang selama bertahan di atas zona dukungan krusial $0,199 tanpa penurunan volume perdagangan.
Suara.com - Memasuki tahun 2026, Pi Coin (PI) berada dalam persimpangan jalan yang penuh dengan ketidakpastian.
Setelah melewati periode yang cukup fluktuatif sejak awal kemunculannya, aset kripto berbasis penambangan seluler ini masih berjuang melawan sentimen negatif dan tekanan jual yang belum mereda.
Pertanyaan besarnya adalah apakah PI mampu bangkit atau justru terus merosot di tahun ini?
Sejak resmi meluncur pada Februari lalu, rekam jejak harga Pi Coin didominasi oleh tren koreksi.
Data historis menunjukkan bahwa PI kehilangan momentum sebagian besar waktunya, dengan hanya dua periode singkat yang mencatatkan pertumbuhan positif.
Hantaman terberat terjadi pada Maret, di mana nilai PI ambrol hingga 66,5%. Penurunan drastis ini seketika memudarkan euforia awal yang sempat melingkupi jaringan ini.
Indikator arus modal melalui Chaikin Money Flow (CMF) juga memberikan sinyal yang mengkhawatirkan; PI tercatat telah menyentuh zona jenuh jual (oversold) sebanyak lima kali, menunjukkan dominasi aksi lepas aset oleh para pemegang saham dibandingkan akumulasi beli.
Untuk bisa kembali ke level tertinggi historisnya di angka $2,994, Pi Coin menghadapi tantangan berat karena membutuhkan kenaikan harga sekitar 1.376%. Secara teknikal, ada beberapa level rintangan yang harus ditaklukkan:
- Ambang Batas Pertama ($0,273): PI wajib mengubah level Fibonacci Retracement 23,6% ini menjadi area dukungan (support). Keberhasilan menembus angka ini akan menjadi sinyal awal beralihnya fase konsolidasi menuju pemulihan.
- Konfirmasi Bullish ($0,662): Pemulihan yang benar-benar solid hanya akan terkonfirmasi jika harga mampu bertahan di atas level ini secara berkelanjutan.
Menurut kajian harian yang dipaparkan Pintu, jangka pendek di awal 2026, Pi Coin sebenarnya memperlihatkan sedikit ketangguhan dengan bertahan di atas zona dukungan krusial $0,199. Level ini telah diuji sebanyak tiga kali dan terbukti cukup kuat menahan kejatuhan harga lebih dalam.
Baca Juga: Apa Itu Cryptojacking dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
Selama area $0,199 ini tidak tertembus dalam penutupan harian, peluang untuk merangkak naik masih terbuka lebar. Namun, investor perlu waspada terhadap volume perdagangan.
Tanpa didukung volume beli yang signifikan, kenaikan harga akan bersifat rapuh.
Sebaliknya, jika sentimen pasar memburuk dan harga merosot di bawah $0,199, maka tesis kenaikan ini akan gugur.
Risiko selanjutnya adalah penurunan harga menuju $0,188 atau bahkan level yang lebih rendah lagi, yang dapat memicu kepanikan jual lebih lanjut di pasar kripto.
Desclaimer: Redaksi hanya menyampaikan informasi dan tidak menyarankan bentuk investasi apapun. Risiko ada di tangan Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Lalamove Tebar BHR dan Jaminan Sosial buat Mitra Driver
-
Deal Prabowo-Trump! RI Tak Bisa Pajaki Google, Netflix Hingga Meta
-
Modal Rp300 Ribu, Wanita Ini Sukses Bangun Pilar Ekonomi Keluarga
-
Trump 'Ngamuk' Lagi! Tarif Global 10% Menanti, RI Mulai Pasang Kuda-kuda
-
Prabowo Deal! Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal Masuk ke RI
-
Simalakama Tarif Trump, Apa Kabar Indonesia?
-
Harga Bitcoin Tertekan Pekan Ini, Analis Ungkap Alasannya
-
Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini
-
OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?
-
Seskab Teddy Ngambek ke Menteri Rosan Gegara Cuma Jadi 'Pajangan' saat Konpres Perjanjian Dagang