Suara.com - Sejumlah emiten besar dari berbagai sektor telah menjadwalkan pembagian dividen interim sebagai bentuk apresiasi atas kinerja positif perusahaan sepanjang tahun buku 2025.
Setidaknya, terdapat 14 perusahaan yang siap menyetorkan dana segar langsung ke rekening dana nasabah (RDN) para pemegang sahamnya.
Aksi korporasi ini tidak hanya menjadi pemanis portofolio, tetapi juga mencerminkan kondisi likuiditas perusahaan yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi global.
Bagi para investor di kota-kota besar Indonesia, momentum ini merupakan peluang untuk memperkuat arus kas di awal tahun.
IPCC dan Bank Amar Awali Pembayaran
Gelombang pembayaran dividen dimulai oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC).
Emiten pengelola terminal kendaraan ini dijadwalkan mentransfer dividen sebesar Rp47,57 miliar atau setara dengan Rp26,16 per lembar saham pada tanggal 7 Januari 2026.
Tak lama berselang, pada 9 Januari 2026, giliran perbankan digital PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) yang melakukan pendistribusian laba.
Bank Amar telah menyiapkan dana total Rp27,74 miliar, di mana para pemegang saham akan mengantongi dividen senilai Rp1,54 per saham.
Baca Juga: Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham
Pertengahan Januari: Dominasi Perbankan Raksasa dan Sektor Tambang
Memasuki pertengahan bulan, tepatnya pada 14 Januari 2026, dua emiten besar yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan Resource Alam Indonesia (KKGI) akan melakukan pembayaran serentak.
Bank Mandiri menyita perhatian dengan nilai fantastis sebesar Rp9 triliun hingga Rp9,3 triliun atau Rp100 per saham. Sementara itu, KKGI membagikan Rp82,85 miliar atau Rp17 per saham.
Puncak "panen dividen" terjadi pada 15 Januari 2026. Pada tanggal ini, terdapat empat emiten sekaligus yang mencairkan dividennya, yaitu:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Membagikan total Rp20,63 triliun atau setara Rp137 per saham.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Menyiapkan Rp4,18 triliun dengan besaran Rp145,14 per saham.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern
-
Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global
-
Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja
-
FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
-
OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE
-
Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit