- Harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melesat 8,99% menjadi Rp3.800 pada Rabu, 7 Januari 2026, didorong oleh isu emas sebagai aset aman.
- Volume transaksi ANTM mencapai 170,5 juta saham dengan nilai Rp627 miliar, menunjukkan tingginya minat beli bersih sebesar Rp194 miliar.
- BRI Danareksa merekomendasikan Beli (BUY) saham ANTM dengan target harga Rp4.100 akibat ketidakpastian geopolitik global mendorong investasi emas.
Suara.com - Emiten PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), kembali menjadi bintang lapangan pada perdagangan sesi pertama, Rabu (7/1/2026). Pada penutupan pasar sesi I, harga saham Antam terpantau melonjak signifikan ke level Rp3.800 per lembar, atau melesat sebesar 8,99% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Aktivitas transaksi terpantau sangat masif dengan volume perdagangan mencapai 171,5 juta saham dan nilai transaksi menembus Rp628 miliar.
Intensitas perdagangan yang tinggi ini terlihat dari frekuensi transaksi yang tercatat sebanyak 29.290 kali dalam waktu singkat.
Berdasarkan data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, ANTM menjadi saham yang paling banyak dikoleksi oleh para pelaku pasar.
Saham ini mencatatkan nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp194 miliar, angka tertinggi dibandingkan seluruh saham lainnya di bursa pagi ini.
Kenaikan hari ini memperpanjang tren positif Antam yang selalu berakhir di zona hijau selama tiga hari bursa terakhir. Jika ditarik dalam rentang waktu sepekan, performa saham ANTM telah membukukan lonjakan fantastis sekitar 20%.
Melonjaknya minat terhadap saham Antam tidak lepas dari peran emas sebagai aset aman (safe haven). Analisis dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebutkan bahwa ketidakpastian geopolitik global—termasuk krisis di Venezuela—telah mendorong investor untuk mengalihkan aset mereka ke logam mulia seperti emas dan perak.
Selain isu geopolitik, pergerakan harga komoditas ini juga dipengaruhi oleh rilis data ekonomi krusial dari Amerika Serikat pekan ini.
Kondisi tersebut memicu fluktuasi harga emas yang cenderung meningkat, seiring dengan upaya investor melindungi nilai kekayaan mereka dari risiko ketidakpastian global.
Baca Juga: IHSG Dua Hari Melejit Hingga Tembus Level 8.900, Apa Pemicunya?
Rekomendasi Analis dan Target Harga
Melihat fundamental dan momentum pasar saat ini, banyak institusi sekuritas memberikan pandangan optimis terhadap masa depan saham Antam:
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS): Memberikan rekomendasi BELI (BUY) dengan target harga (Target Price) di level Rp4.100. Target ini didasarkan pada perhitungan 12.6x forward P/E. Meski demikian, analis mengingatkan adanya risiko penurunan teknis sekitar 2,4% hingga 4,9% jika terjadi skenario negatif di pasar.
Konsensus Analis (TradingView): Dari 14 analis yang memberikan proyeksi satu tahun, terdapat estimasi harga maksimal mencapai Rp5.600, sementara estimasi minimum berada di level Rp2.500.
Peringkat Rekomendasi: Dari total 15 analis, mayoritas bersikap sangat positif:
9 Analis menyarankan Beli Kuat (Strong Buy).
2 Analis menyarankan Beli (Buy).
3 Analis menyarankan Tahan (Hold).
1 Analis merekomendasikan Jual Kuat (Strong Sell).
DISCLAIMER: Berita dan informasi ini disusun berdasarkan data pasar modal dan riset sekuritas terkini. Konten ini bersifat informatif sebagai bahan referensi dan bukan merupakan perintah atau ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi investor dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50
-
Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?
-
Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS
-
MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini