- IHSG pada Kamis (8/1/2026) menguat solid 0,44% menjadi 8984, didorong kinerja positif sektor energi dan konsumer non-siklikal.
- Sektor energi memimpin kenaikan sebesar 1,38%, sementara saham BUMI tercatat paling aktif dalam nilai transaksi sesi I.
- Beberapa sektor mengalami pelemahan signifikan, termasuk Industri Dasar yang terkoreksi 0,93% akibat penurunan saham pertambangan logam.
Meskipun IHSG menguat, tidak semua sektor bergerak seragam. Sektor Industri Dasar (IDXBASIC) terkoreksi 0,93 persen, terutama terbebani oleh penurunan saham-saham pertambangan logam.
Sektor Industri (IDXINDUS) dan Infrastruktur (IDXINFRA) juga mengalami pelemahan tipis masing-masing sebesar 0,36 persen dan 0,04 persen.
Melihat posisi IHSG yang kini berada di level 8984, pasar berekspektasi adanya dorongan lebih lanjut pada sesi II untuk menembus level 9000.
Namun, investor disarankan tetap waspada terhadap aksi ambil untung (profit taking) pada saham-saham yang sudah naik signifikan di sesi pertama.
DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko tinggi. Artikel ini bersifat informasi berdasarkan data market dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi berada di tangan investor masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya
-
Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104
-
Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur
-
Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China
-
Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut
-
Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati
-
Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?
-
Jungkir Balik Harga Saham BUMI
-
Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!
-
Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?