- Rupiah ditutup melemah pada Senin, 12 Januari 2025, mencapai Rp 16.855 per USD di pasar spot.
- Pelemahan tujuh hari berturut-turut ini disebabkan sentimen negatif domestik, seperti defisit anggaran yang melebar.
- Pergerakan rupiah diperkirakan akan berada dalam rentang Rp 16.800 hingga Rp 16.900 menjelang data inflasi AS.
Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum pulih pada penutupan Senin, 12 Januari 2025. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 16.855 per USD.
Pelemahan ini membuat mata uang garuda sudah sakit selama tujuh hari berturut-turut. Alhasil, rupiah melemah 0,21 persen dibanding penutupan pada Jumat yang berada di level Rp 16.819 per USD.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.853 per USD.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per terpantau tengah mengalami pelemahan 0,31 persen di level 98,826.
Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah disebabkan sentimen dalam negeri. Salah satunya defisit anggaran yang melebar.
"Pelemahan rupiah menegaskan bahwa sentimen terhadap rupiah yang masih negatif, terutama terkait defisit anggaran dan prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia," katanya saat dihubungi Suara.com.
Kata dia, kenaikan penjualan ritel yang melampaui perkiraan pun gagal memberikan dukungan berarti bagi rupiah. Sehingga mata uang garuda diperkirakan masih akan melemah.
"Investor umumnya hati-hati dan menghindari mata uang beresiko menjelang data penting inflasi AS besok. Rupiah bakal bergerak pada Range Rp 16.800 - Rp 16.900," jelasnya.
Baca Juga: Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS