- PT BRI menyalurkan bantuan darurat melalui program BRI Peduli kepada korban banjir di Kecamatan Bati-Bati dan Bumi Makmur, Tanah Laut.
- Bantuan tahap awal berupa paket sembako dan air mineral diserahkan langsung oleh Branch Office Head BRI Pelaihari.
- BRI berkoordinasi erat dengan Pemda, Camat, dan aparat desa memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran bagi para penyintas.
Suara.com - Institusi perbankan pelat merah yang memiliki komitmen kuat terhadap isu-isu sosial, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) merespons kondisi darurat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) andalannya, BRI Peduli.
Aksi tanggap darurat kali ini difokuskan di Kabupaten Tanah Laut, tepatnya bagi warga yang terdampak cukup parah di dua wilayah strategis, yaitu Kecamatan Bati-Bati dan Kecamatan Bumi Makmur.
Penyaluran bantuan ini dilakukan sesegera mungkin guna memastikan masyarakat yang terisolasi atau kehilangan akses logistik tetap mendapatkan pasokan kebutuhan dasar yang memadai.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan operasional oleh Didi Marsudi, selaku Branch Office Head BRI Pelaihari.
Bersama tim dari Kantor Cabang, bantuan tersebut diserahkan langsung ke dua posko utama penanganan banjir yang tersebar di wilayah Kecamatan Bati-Bati dan Kecamatan Bumi Makmur.
Kehadiran tim di lapangan menunjukkan komitmen BRI untuk tidak hanya memberikan bantuan secara administratif, tetapi juga memastikan kehadiran fisik di tengah-tengah warga yang sedang berjuang menghadapi musibah.
Bantuan yang disalurkan dalam tahap awal ini mencakup kebutuhan-kebutuhan mendesak yang bersifat segera, di antaranya:
- Paket Sembako: Terdiri dari beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan pokok lainnya.
- Air Mineral: Mengingat akses air bersih seringkali menjadi kendala utama saat bencana banjir terjadi.
Penyaluran kebutuhan dasar ini menjadi sangat krusial di masa tanggap darurat hingga memasuki fase pemulihan (recovery) pascabencana, di mana masyarakat biasanya masih kesulitan dalam melakukan aktivitas ekonomi harian.
Didi Marsudi menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar tugas fungsional perusahaan, melainkan wujud nyata empati BRI terhadap kondisi masyarakat di wilayah kerjanya.
Baca Juga: Percepat Pemulihan Pascabencana, BRI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh
Dalam keterangannya, beliau menggarisbawahi pentingnya peran korporasi dalam meringankan beban psikologis dan finansial para penyintas banjir.
“BRI berupaya untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar selama masa pemulihan,” ujarnya.
Melalui pesan ini, BRI ingin menyampaikan pesan bahwa sebagai bank yang tumbuh bersama rakyat, keberadaan mereka harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung, terutama pada saat krisis seperti ini.
Agar bantuan tidak menumpuk di satu titik dan dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan, BRI Peduli menerapkan sistem koordinasi yang ketat.
Penyaluran logistik ini tidak dilakukan secara parsial, melainkan melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) di daerah.
Koordinasi dilakukan secara intensif dengan:
- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanah Laut.
- Pihak otoritas di tingkat Kecamatan (Camat).
- Aparat Desa yang paling memahami peta sebaran warga terdampak.
- Pihak terkait lainnya, seperti BPBD dan relawan setempat.
Langkah ini diambil guna memastikan akurasi data penerima bantuan sehingga prinsip right person and right amount tetap terjaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
International Crypto Exchange (ICEx) Resmi Diluncurkan, Apa Saja Kewenangannya
-
PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
-
Di Balik Layanan PNM, Ada Kisah Insan yang Tumbuh Bersama Nasabah
-
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
-
Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran
-
RI Gandeng China Kembangkan Energi Terbarukan dan Pembangkit Listrik dari Gas
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu
-
Produksi Minyak RDMP Balikpapan Tetap Jalan Setelah Dapat Pasokan Gas dari Pipa Senipah