- BRI menyalurkan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) kepada MA Sunan Ampel di Lamongan melalui program TJSL.
- Bantuan ini bertujuan mengatasi kendala keterbatasan ruang belajar yang selama ini mengganggu kenyamanan dan jadwal siswa.
- Diharapkan fasilitas baru ini mendukung upaya perusahaan mencetak sumber daya manusia unggul serta meningkatkan kualitas pembelajaran.
Suara.com - Komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terus diperkuat oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau BRI Peduli, bank pelat merah ini secara resmi menyalurkan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) bagi Madrasah Aliyah (MA) Sunan Ampel yang berlokasi di Kabupaten Lamongan.
Langkah ini diambil sebagai solusi atas kendala keterbatasan ruang belajar yang selama ini dialami pihak sekolah.
Akibat kekurangan kelas, proses pembelajaran di MA Sunan Ampel kerap terkendala dalam pengaturan jadwal dan kenyamanan siswa.
Dengan adanya fasilitas baru, diharapkan interaksi pendidikan antara guru dan murid dapat berlangsung lebih kondusif dan optimal.
Edy Hariyadi, selaku Branch Manager BRI Cabang Lamongan, menyatakan bahwa dukungan terhadap infrastruktur sekolah merupakan bagian dari visi besar perusahaan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif.
Menurutnya, sekolah yang memiliki fasilitas layak adalah kunci utama dalam membangun fondasi karakter generasi muda.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Melalui BRI Peduli TJSL, kami berupaya berkontribusi nyata bagi masyarakat dengan mendukung pembangunan fasilitas pendidikan. Bantuan ruang kelas baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan kenyamanan bagi para siswa serta tenaga pendidik,” tutur Edy.
RKB yang sedang dikembangkan ini nantinya akan dirancang sesuai standar sarana prasarana pendidikan nasional. Fasilitas pendukung yang lengkap diharapkan mampu memicu motivasi siswa untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa depan.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua
Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa program BRI Peduli tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan.
Sebagai bagian dari tanggung jawab korporasi, inisiatif TJSL juga mencakup pelestarian lingkungan, aspek sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat bawah guna memberikan efek berkelanjutan bagi kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional.
Sinergi antara BRI dan dunia pendidikan ini diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya ekosistem belajar yang sehat, kompeten, dan siap menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Kepala MA Sunan Ampel Lamongan, Mudhofar. Ia mengakui bahwa tantangan terbesar sekolah belakangan ini adalah lonjakan jumlah peserta didik yang tidak sebanding dengan kapasitas gedung yang ada.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan dari BRI Peduli. Dengan adanya tambahan ruang kelas, kami dapat mengelola kegiatan pembelajaran dengan lebih baik dan memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa,” kata Mudhofar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat
-
Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar
-
Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah
-
Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram
-
BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta
-
Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni
-
Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: Antam Mulai Naik, Emas Lain Ada yang Turun
-
8 Calon Emiten Skala Jumbo Mau IPO, Ini Bocorannya
-
Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%