- IHSG berakhir stagnan, namun investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp6,5 miliar pada saham komoditas dan *big caps*.
- Analis memprediksi IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan Rabu (21/1/2026) dengan rentang prediksi pergerakan teknikal tertentu.
- Bursa Wall Street dan Asia melemah signifikan akibat ancaman tarif impor baru oleh Presiden Trump terkait isu kedaulatan Greenland.
Bursa Asia Ikut Terseret Sentimen "Greenland"
Sentimen negatif dari Washington merembet ke kawasan Asia-Pasifik. Investor mulai mewaspadai potensi kebijakan balasan dari negara-negara Eropa yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi global.
Jepang: Indeks Nikkei 225 turun 1,11% menyusul rencana Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk membubarkan parlemen (parlemen) dan menggelar pemilu dipercepat (snap election) pada 8 Februari.
Kawasan Lain: Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,66%, sementara Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,29%. Sebaliknya, Kosdaq Korea Selatan menjadi salah satu yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,83% di tengah pelemahan mayoritas indeks regional.
Ketegangan terkait kedaulatan Greenland dan Kepulauan Chagos yang disinggung Trump menjadi faktor krusial yang diprediksi akan terus menekan selera risiko investor dalam jangka pendek.
DISCLAIMER: Investasi pada instrumen saham dan aset kripto memiliki risiko volatilitas tinggi. Analisis dan rekomendasi yang disajikan merupakan pandangan dari lembaga sekuritas terkait dan bukan merupakan jaminan keuntungan pasti. Selalu terapkan manajemen risiko dan lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengeksekusi transaksi di pasar modal.
Berita Terkait
-
Target Harga INET, Sahamnya Diakumulasi Asing saat di Zona Merah
-
IHSG Hanya Naik Tipis 0,01% Hari Ini, Meski Harga Emas Pecah Rekor
-
Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?
-
Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus
-
Trump Ajak Negara di Dunia Gabung Dewan Saingan PBB, Diduga Jadi 'Alat Politik Baru' AS
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026
-
Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100
-
Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara